• banner biotek2
  • SDIT At Taufik
  • kerja sama LIPI-NITE
  • haki
  • balitbangkolaka
  • Kunjungan Bappenas
  • puibiorifeneri
  • iso
  • Pelatihan Biovillage 2016
  • baliho-pelatihan-biovilage
  • demo2
  • biovillage2016
  • tpntb2016
  • haktenas 2016
  • fgd-ubikayu
  • pksbanyumulek2016
  • ibbanyumulek
  • demo
  • RRT delegations
  • ISIBIO 2016
  • lkj2015-a
  • openhouse1
  • ristekdikti2016
  • Kunjungan SDIT At Taufik Cimanggis - Depok ke Puslit Bioteknologi LIPI serta berkesempatan mengunjungi program Biovillage dan Kebun Plasma Nutfah, 21 Februari 2017
  • Kunjungan dan Pembahasan Rencana Kerja Sama LIPI-NITE di Ruang Rapat Gd. Administrasi Puslit Bioteknologi LIPI, Cibinong, 8 Februari 2017
  • Kunjungan dan Diskusi dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Industri dan Kekayaan Intelektual di Ruang Rapat Gd. Bioteknologi Peternakan Puslit Bioteknologi LIPI, Cibinong, 8 Februari 2017
  • Kunjungan Kerjasama IPTEK Dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara ke Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong, 17 Januari 2017
  • Kunjungan Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan Kementrian PPN / Bappenas ke Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Untuk Melihat Implementasi Kegiatan Meat Milk Pro - LIPI, Cibinong, 17 Januari 2017.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Ditetapkan Sebagai Pusat Unggulan IPTEK Bidang Biorefineri Oleh Kementrian RISTEK DIKTI, Jakarta, 22 Desember 2016.
  • Penyerahan Sertifikat SNI ISO /IEC 17025:2008 oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Dr. Bambang Prasetya kepada Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Dr. Ir. Bambang Sunarko, di Gedung Administrasi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong. 6 Desember 2016
  • Foto Bersama Peserta Pelatihan Biovillage Sesaat Setelah Acara di Buka Oleh Dr. Ir. Syamsidah Rahmawati Mewakili Kapuslit Bioteknologi LIPI, 24 November 2016
  • Pelatihan Biovillage 2016 dengan tema : "Pengelolaan Kawasan Berbasis Teknologi Hayati Ramah Lingkungan, Terintegrasi dan Zero Waste", Cibinong, 24 November 2016
  • Sambutan Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Pada Acara Launching Unit Pengolahan Susu dan Open House Biovillage, Senin, 29 Agustus 2016
  • Launching Unit Pengolahan Susu dan Open House Biovillage 2016 dengan tema : "Biovillage : Pengelolaan Kawasan Berbasis Teknologi Hayati Ramah Lingkungan, Terintegrasi dan Zero Waste", Cibinong, 29 Agustus 2016
  • Pengembangan Techno Park Banyumulek: Penanaman Bibit Tanaman Buah oleh Pejabat LIPI di Lokasi Techno Park Banyumulek-NTB, 20 Mei 2016
  • Menteri Riset dan Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir, tengah menerangkan produk teknologi padi tahan kekeringan, termasuk varietas Inpago LIPI, kepada Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek, dan Menko. Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, didampingi Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain pada Ritech Expo 2016, 10 Agustus 2016
  • FGD Pasca Panen Ubi Kayu, 21 Juli 2016, di Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI
  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Inovasi IPTEK TP Banyumulek 2016 antara Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan PT Gerbang NTB Emas, 20 Mei 2016.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan pelatihan recording sapi, 19-20 April 2016
  • Demo Praktik Perbanyakan Tanaman Secara Vegetatif Pada Pameran "Indonesia Climate Change Education Forum and Expo 2016 (ICCEFE)" ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), 14-17 April 2016
  • Kunjungan Delegasi Republik Rakyat Tiongkok Ke Puslit Bioteknologi LIPI Dalam Rangka "Halal Food Biotechnology", 2 April 2016
  • The Third International Symposium on Integrated Biorefinery (ISIBIO)- Wednesday, September 21st, 2016
  • Biotechnology for Better Life
  • Kunjungan Duta Besar Indonesia Untuk Equador, Dra. Diennaryati Tjokrosuprihatono, M.Psi Ke Puslit Bioteknologi LIPI Pada Tanggal 23 Februari 2016.
  • Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Booth Pameran LIPI Pada Pameran Rakernas Ristek Dikti, 1-2 Februari 2016.
Print

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksi

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksi

Grafting (teknik sambung) atau lebih dikenal dengan mukibat ubi kayu merupakan salah satu cara manipulasi genetika ubi kayu dengan cara menyambung genotip ubi kayu biasa untuk target peningkatan produksi dengan ubi kayu racun atau lebih dikenal dengan singkong karet. Efisiensi grafting merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menilai keberhasilan grafting ubi kayu. Sebagai material penelitian digunakan 6 genotip ubi kayu unggul yang berproduksi tinggi, yaitu Adira 1, Mentega 2, dan Baros Kencana dengan umur 9 bulan, serta Apuy, Manggu dan Menti dengan umur 12 bulan. Selain berproduksi tinggi, Adira 1 dan Mentega 2 merupakan ubi kayu tinggi beta karoten yang bisa digunakan sebagai bahan baku untuk mendukung industri mocaf kaya beta karoten. Ada tiga metode grafting yang digunakan yaitu grafting pucuk, grafting tunas dan grafting batang. Hasil yang diperoleh berdasarkan nilai rata-rata persentase hasil grafting yang hidup menunjukkan bahwa yang paling tinggi tinggi tingkat keberhasilan penyambungannya adalah teknik grafting pucuk (96,6 persen), dan diikuti dengan grafting batang (80 persen) dan grafting tunas (60 persen). Walaupun tingkat keberhasilan teknik grafting pucuk lebih tinggi, teknik grafting yang memberi efek paling besar pada pertumbuhan umbi berdasarkan analisis statistik dengan ANOVA adalah grafting tunas. Jumlah umbi yang paling tinggi dihasilkan dari genotip Mentega 2 (rata-rata 8 umbi) sedang berat umbi paling tinggi diperoleh dari Baros Kencana (rata-rata 3,592 kg). Berdasarkan analisis korelasi dengan Pearson diperoleh informasi bahwa teknik grafting berkorelasi positif terhadap peningkatan diameter ubi kayu.

Hartati, N. Sri Hartati, dalam Prosiding Kongres Teknologi Nasional, 2016, hal : 805-813. ISBN 978-602-410-048-3

Sumber: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=show_detail&id=15576&keywords=   ; http://ktn.bppt.go.id/download 

Print

FRIABLE EMBRYOGENIC CALLUS (FEC) SEBAGAI MATERIAL PERBAIKAN SIFAT UNGGUL UBI KAYU

hanifitrianiUbi kayu (Manihot esculenta Crantz) atau yang sering disebut dengan singkong atau ketela pohon sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Ubi kayu atau singkong sering diklaim sebagai makanan kedua setelah nasi sebagai makanan yang kaya akan kandungan karbohidrat. Ubi kayu merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mengandung sumber karbohidrat utama masyarakat Indonesia ke tiga setelah padi dan jagung, serta sebagai bahan baku aneka industri yang terus berkembang. Pada beberapa tempat tanaman ini dapat diolah dan akhirnya menjadi makanan pokok dalam kesehariannya yang kita kenal dengan tiwul.Umbinya mengandung air sekitar 60%, pati 25-35%, serta protein, mineral, serat, kalsium, dan fosfat. Awal mulanya tanaman ini dari Brazil, Amerika Selatan dan telah menyebar ke Asia pada awal abad ke-17 dibawa oleh penjelajah Spanyol dari Mexico ke Philipina. Selanjutnya, menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini pada mulanya diperkenalkan oleh para penguasa kolonial sebagai tanaman cadangan bila kelaparan.

Menanam ubi kayu tidak terlalu sulit, asalkan ada lahan, ubi kayu bisa tumbuh. Saking mudahnya hidup, kayunya kita letakkan ditanah saja bisa tumbuh tunas tunas baru. Umumnya petani menanam tanaman ini sebagai kegiatan sampingan atau selingan untuk menanami sawah mereka pada saat musim kemarau, dimana jika musim penghujan sawah tersebut akan ditanami padi kembali. Indonesia adalah negara ketiga terbesar produsen ubi kayu, setelah Nigeria dan Thailand. Tetapi negara pengekspor tertinggi dipegang Thailand disusul Vietnam dan Indonesia di urutan ketiga. Sayangnya persentase ekspor ubi kayu Indonesia dibandingkan dua negara terbesar tersebut sangat jauh. Baca selengkapnya

Print

RAGI SUPER: TEKNOLOGI MOLEKULER BIO-ARMING UNTUK PEMANFAATAN LIMBAH LIGNOSELULOSA MENJADI ETHANOL SEBAGAI PENGGANTI BENSIN

filemonDewasa ini penggunaan serta kebutuhan akan energi sangat luar biasa tinggi. Setiap tahunnya konsumsinya terus mengalami peningkatandrastis. Hal ini disebabkan karena faktor permintaan energi sangat tinggi. Bidang industri dan transportasi mengambil bagian terbesar dalam penggunaan energi. Hal ini berbanding terbalik dengan suplai energi yang dihasilkan dari energi fosil seperti bensin yang terbatas dan tak terbaharui. Peningkatan ini menyebabkan krisis energi baik di dunia dan terkhusus di Indonesia. Penelitian dan pengembangan alternatif energi pengganti bensin banyak dan gencar dilakukan. Ethanol dari golongan biofuel adalah salah satu alternatif energi yang dapat mensuplai kontribusi energi saat ini. Saccharomyces cerevisiae atau yang umum disebut ragi menjadi aspek yang sangat vital dalam produksi bioethanol (Fujita, 2004).

Ragi sebagai mikroorganisme pengkonversi gula dari biomassa limbah lignoselulosa yang tidak terpakai, dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar yang sangat signifikan manfaatnya.Lignoselulosa adalah biomassa yang terdiriatas lignin,selulosa, dan hemiselulosa. Namun kendala dari alternatif energi ini adalah kurang mampunyai sel ragi dalam menghasilkan ethanol karena beragam kondisi fermentasi yang kurang sesuai seperti adanya inhibitor kimia akibat proses treatment limbah biomassa lignoselulosa dan lain-lain.

Baca selengkapnya

Print

PERANAN BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI DALAM PENINGKATAN KUALITAS TERNAK

edysopianIlmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dari tahun ke tahun bertambah maju dan berkembang pesat, sehingga berpengaruh terhadap kemajuan teknologi di subsektor peternakan. Teknologi reproduksi mencakup inseminasi buatan (IB), transfer embrio (TE), pemisahan spermatozoa, fertilisasi in vitro (IVF), preservasi dan krioprservasi serta teknologi rekayasa genetik untuk menghasilkan klon-klon ternak unggul, seperti transfer gen, pemetaan genetik, cloning, chimera, dll. Penemuan teknologi dibidang reproduksi ternak tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalahmasalah dan tantangan yang dihadapi subsektor peternakan terutama dalam meningkatkan populasi, produksi dan produktifitas ternak baik secara kualitas maupun kuantitas.

APLIKASI BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI

Bioteknologi reproduksi merupakan salah satu aplikasi ruang lingkup bioteknologi peternakan, antara lain meliputi pemuliaan ternak, inseminasi buatan (IB), transfer embrio (TE)dan mikromanipulasi.

Baca selengkapnya

Print

UBI KAYU, MAKANAN SI MISKIN YANG KAYA NUTRISI?

hartatiDi Indonesia dan beberapa negara di belahan benua Afrika ubi kayu kerap diidentikkan sebagai makanan orang miskin, kampungan dan murahan.Berbagai laporan tentang ubi kayu menyebutkan bahwa ubi kayu adalah makanan pokok yang ditanam petani miskin di lahan marginal di Afrika, Asia dan Amerika Latin. Bahkan dari media ditanah air, kita kerap membaca bahwa standar masyarakat dianggap kekurangan pangan dan gizi kalau mereka hanya mengkonsumsi ubi kayu.

Pandangan tentang ubi kayu sebagai bahan pangan miskin nutrisi,banyaknya masyarakat berekonomi lemah yang mengkonsumsi ubi kayu, serta faktor harga yang lebih murah dibanding beras menyebabkan stigma negatif ini semakin melekat. Di Indonesia bagian Timur yang sebagian besar masyarakatnya sebelumnya mengkonsumsi ubi kayu sebagai makanan pokok pun mulai bergeser meninggalkan ubi kayu, terutama dikalangan generasi mudanya, karena dianggap kurang modern. Dan jika hal ini terjadi, maka dampak jangka panjang yang akan dirasakan adalah hilang atau berkurangnya biodiversitas ubi kayu di daerah tersebut. Tak dapat dipungkiri bahwa budaya memakan ubi kayu sebagai makanan pokok ikut berkontribusi terhadap pemeliharaan keragaman ubi kayu. Seperti di daerah Maluku Tenggara yang penduduknya mengkonsumsi makanan tradisional enbal yang terbuat dari ubi kayu dengan kandungan asam sianida (HCN)tinggi, di daerah tersebut masih banyak ditemukan keragaman jenis ubi kayu dengan HCN tinggi.

Baca selengkapnya

prosiding nabati 2014

prosidingpeternakan2014

isibio

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

annales

biotrends

banner-warta-biovillage

icon-pelatihan-b

icon-kunjunganilmiah-b

icon-pengujianbiotek-b

icon-pembimbingan-b

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI