• kakao
  • fgd
  • fgd
  • fgd
  • science sma
  • kunjungan
  • biotek-phapros
  • Kegiatan dengar pendapat antara Kelompok Tani Kopi dan Kakao Desa Genggelang KLU dengan Komisi XI DPR RI, Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjen. Bun.) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KLU, Fakultas Pertanian Universitas Mataram dan Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelompok Petani Kakao ‘Bunga Mekar’, Dusun Senara, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, KLU, pada 13 September 2017. Pada kegiatan ini, Peneliti Mikrobiologi Terapan Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Dr. Fahrurrozi, memaparkan kegiatan kerja sama aplikasi IPTEK fermentasi biji kakao antara Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
  • Foto para pembicara pada acara Knowledge Sharing and Discussion dengan Judul "Status Terkini Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi Pertanian", di Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI-Cibinong, 8 September 2017,sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Open House Puslit Bioteknologi LIPI 6-8 September 2017.
  • Foto para pembicara pada Focus Group Discussion (FGD) dengan Judul "Workshop Peran Riset dan Kebijakan Untuk Penguatan Rantai Nilai Ekonomi Ubi Kayu Indonesia", di Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI-Cibinong, 7 September 2017,sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Open House Puslit Bioteknologi LIPI 6-8 September 2017.
  • Foto bersama Kapuslit Bioteknologi LIPI, Dr. Ir. Bambang Sunarko bersama peserta FGD dengan Judul "Sinergi Konsorsium Kemandirian Bahan Baku Obat : Pengembangan Obat Malaria Dihidroartemisinin", di Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI-Cibinong, 6 September 2017,sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Open House Puslit Bioteknologi LIPI 6-8 September 2017.
  • Kegiatan Science in Touch, Praktik Isolasi dan Ekstraksi DNA bagi Siswa SMA pada Science Week Fair Kedeputian Bidang IPH LIPI, Cibinong, 4 September 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan bioteknologi bagi para siswa SMA sejak dini dengan cara yang menarik (fun and fearless). Terlihat peneliti bidang biologi molekuler tanaman, Dr. Wahyuni menerangkan apa itu DNA kepada para siswa dengan cara yang populer.
  • Kunjungan Direktur Perencanaan & Pengembangan PT Bio Farma (Persero), drh. Sugeng Raharjo, MM.ke booth pameran Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI dalam bazzar Science Week Fair IPH LIPI, Cibinong, 4 September 2017. Tak lupa pada kesempatan ini Bapak Direktur berfoto bersama dengan Plt. Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Dr. Mego Pinandito M.Eng., Kepala Bidang Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian Puslit Bioteknologi-LIPI, Dr. Ir. Syamsidah Rahmawati, serta para peneliti senior Bidang Peternakan Puslit Bioteknologi-LIPI, Prof. Dr. Endang Tri Margawati dan Dr. Ekayanti Mulyawati Kaiin.
  • Penandatangan Naskah Non Disclosure Agreement (NDA) antara Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI dengan PT Phapros Tbk yang dilaksanakan di Cibinong, 4 September 2017. Pada kesempatan ini Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Dr. Bambang Sunarko dan PT Phapros Tbk diwakili oleh Direktur Utama, Barokah Sri Utami, M.M., Apt., serta disaksikan oleh Plt. Kepala LIPI, Prof. Dr. Bambang Subiyanto, Sekretaris Utama LIPI, Dr. Siti Nuramaliati Prijono, Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, dan Kepala Pusat Inovasi LIPI, Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng. Penandatangan NDA ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian acara Science Week Fair Kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, 4-9 September 2017.
Print

Pemanfaatan Bioteknologi dalam Upaya Pengembangan Kawasan IPSC

on .

ipscBogor-- Dalam upaya pengembangan kawasan IPSC Sentul, Pusbangkerma Bainstranas Kemhan mengundang Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI DR. Bambang Sunarko untuk memaparkan pemanfaatan Bioteknologi kepada para stake holder kawasan IPSC di Ruang Rapat Puspamhar Bainstranas Kemhan, Jl. Anyar Kawasan IPSC Sentul Bogor, Rabu (24/5).

Pada kesempatan tersebut, Kapuslit Bioteknologi-LIPI menyampaikan 4 tipe pengelolaan kawasan yang dapat dijadikan rujukan yaitu pengembangan kawasan “Ecology Park”, pengembangan kawasan kebun Plasma Nutfah, pengembangan kawasan Biovillge dan pengembangan kawasanan Techno Park.

Sementara itu, Bapak H. Jatnika Nanggamihardja selaku pemapar kedua menyampaikan bahwa pohon bambu mempunyai keunggulan lingkungan, diantaranya adalah bambu sebagai tanaman penyimpan air terbaik.

Dalam kesimpulannya, Kabidkerma Pusbangkerma Bainstranas Kolonel Pas Embu Agapitus menekankan pentingnya air pada masa mendatang kerena air kedepan diprediksi akan menjadi sumber konflik baru. Untuk itu, dengan adanya bambu maka persediaan air akan semakin banyak.(IA/ES)

 

sumber: https://www.kemhan.go.id/bainstranas/2017/05/29/pemanfaatan-bioteknologi-dalam-upaya-pengembangan-kawasan-ipsc.html

Print

Gas Pembunuh itu Bernama Sarin

on .

Gas Pembunuh itu Bernama Sarin

Seorang petugas sipil bernafas melalui botol oksigen, setelah dugaan serangan gas di kota Khan Sheikhoun di kota yang dikuasai pemberontak Idlib, Suriah, Selasa (4/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Abdullah

09 April, 2017 dibaca normal 3:30 menit
  • Senyawa kimia berbahaya seperti sarin kerap dipakai untuk menyerang orang lain
  • Sarin menyebabkan penyempitan pupil mata, sesak napas, otot menegang, dan kontraksi saluran pencernaan
Gas-gas kimia berbahaya sering dijadikan senjata. Serangan gas terakhir yang terjadi adalah di Suriah, merenggut setidaknya 86 jiwa.
 

tirto.id - Bagi sejumlah manusia, menjadi Tuhan adalah sebuah ambisi. Proses pencapaiannya pun mau tidak mau diikuti dengan konsekuensi buas: melawan kemanusiaan itu sendiri. Aksi menjadi Tuhan itu dilakukan salah satunya oleh Shoko Asahara. Dalam bukunya, Asahara menyatakan dirinya adalah “Kristus” dan memaklumatkan bahwa Jepang sudah dicerahkan dan dianggap sebagai “anak domba Allah.” Ia menerangkan tentang ramalan kiamat—yang ia sebut sebagai Perang Dunia III—sebuah istilah yang ia ambil dari Kitab Wahyu 16:16, serta kemampuannya mentransfer kekuatan spiritual yang mampu menghapus dosa para pengikutnya.Tak puas dengan omong kosongnya, ia beserta pengikutnya membuktikan kesangaran mereka dengan berbondong-bondong membawa truk besar ke dekat rumah seorang hakim. Truk ini berisi alat pembeku yang mampu melepaskan sarin ke sekelilingnya. Aksi ini adalah perlawanan atas gugatan sengketa real-estate yang mereka anggap sebagai perbuatan melawan Kristus. Setelah aksi pertama, mereka kemudian melepaskan gas sarin di kereta bawah tanah Tokyo. Serangan ini menewaskan 12 orang, melukai 50 orang, dan setidaknya ada 5000 orang lain mengalami masalah penglihatan.Asahara dan pengikutnya tergabung dalam sebuah sekte kontroversial di Jepang yang dikenal sebagai Aum Shinrikyo.Tragedi tersebut dituliskan kembali oleh Haruki Murakami dalam buku Underground: The Tokyo Gas Attack and the Japanese Psyche, dua tahun setelahnya. Dalam bukunya, Murakami mengkritik pemerintah Jepang yang terlalu berfokus pada para penyerang dan mengabaikan kehidupan korban serangan gas sarin.  Murakami mewawancarai 60 korban serangan dan 8 anggota sekte Aum Shinrikyo.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI