Sivitas

Print

Pengembangan Balai Kliring Keamanan Hayati (“Biosafety Clearing House ”)

Pelaksana : P. Deswina, C. Ningrum, A. Zannati, S. Hadi, A. F. Octavina

 Abstrak

 Balai kliring keamanan hayati (Biosafety Clearing House/BCH) tingkat nasional merupakan suatu pusat informasi dalam bentuk situs internet yang berisikan minimal informasi tentang segala aturan terkait, keputusan lintas batas dan keputusan domestik mengenai introduksi produk pertanian maupun produk pangan hasil rekayasa genetika serta analisis resiko yang dilakukan sebelum produk tersebut dilepas. Informasi ini kemudian wajib diserahkan ke sekretariat Konvensi Keaneka Ragaman Hayati untuk dimuat pada BCH internasional yang berkedudukan di Montreal, Canada.  Di tingkat nasional LIPI telah mendapat kepercayaan untuk merintis pembentukan dan selanjutnya mengembangkan Balai Kliring Keamanan Hayati melalui surat Menteri Negara Lingkungan Hidup No. B-246/MENLH/2/2001.  Selain sebagai pusat informasi, Balai Kliring Keamanan Hayati diharapkan di masa mendatang dapat berkembang menjadi jaringan bagi institusi yang terkait dengan bioteknologi.    Balai atau clearing house ini sangat diperlukan  oleh para pihak yang berkepentingan termasuk pelaku, pemakai dan publik awam sebagai pusat informasi sekaligus meningkatkan partisipasi publik dan menjernihkan opini-opini publik tentang produk OHM serta memenuhi prinsip transparansi yang merupakan salah satu dasar pembuatan Protocol Cartagena tersebut. Dalam konteks kerjasama kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati, Balai Kliring Keamanan Hayati akan menjadi salah satu ‘node’ dari NBIN (National Biodiversity Information Network).

 

Kata Kunci: Biosafety Clearing House, Protocol Cartagena, National Biodiversity Information Network, rekayasa genetika, partisipasi publik

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI