Kebun Koleksi Hijauan Untuk Pakan Ternak

rumput pakan ternakPakan ternak merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan hidup untuk berproduksi maupun bereproduksi ternak. Pakan yang dikonsumsi harus memenuhi kebutuhan tubuh akan protein, lemak, vitamin, mineral dan air, sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup ternak selama 24 jam untuk produksi optimal. Pakan ternak terdiri dari komponen hijauan dan konsentrat, hijauan merupakan salah satu bahan pakan yang penting bagi ternak ruminansia sebagai sumber serat. Beberapa jenis tanaman rerumputan, leguminosa dan tanaman lain yang termasuk ke dalam sumber hijauan pakan ternak. Kebun koleksi hijauan pakan ternak dibuat untuk mengkoleksi tanaman-tanaman yang termasuk ke dalam hijauan pakan ternak sebagai bagian dari etalase peternakan sapi terpadu. Dengan adanya  kebun ini, kita dapat mengetahui secara langsung jenis-jenis tanaman yang termasuk ke dalam hijauan pakan beserta manfaat dan keunggulannya.

 

Koleksi Rumput :

1. Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

  • Tumbuh tegak lurus, merumpun lebat, berkembang dengan rhizoma
  • Tinggi tanaman dapat mencapai 7 meter,berbatang tebal dan keras, berdaun panjang
  • Kandungan protein kasar sebesar 10,2 %
  • Perbanyakan tanaman dengan stek
  • Rumput gajah tumbuh subur di permukaan tanah dengan ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut
  • Rumput gajah toleran terhadap berbagai jenis tanah, tidak tahan genangan tetapi respon terhadap irigasi

 2. Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)

  • Pertumbuhan cepat, daun lebih lemas, batang pendek dan empuk
  • Daun lembut tidak berbulu dan tidak gatal
  • Sangat disukai ternak ruminansia
  • Mudah beradaptasi dengan kondisi lahan, tidak perlu perawatan khusus
  • Dalam 1 rumpun terdiri dari 50 - 80 batang, produksi per hektar dapat mencapai 42 ton
  • Dapat dipanen dalam waktu 36 hari (apabila asupan kandungan humus tinggi)
  • Kandungan protein berkisar 14%

3. Rumput Benggala (Panicum maximum)

  • Hidup dengan berumpun (rhizoma), memiliki perakaran yang kuat dan dalam
  • Memiliki batang berongga halus dan lunak dan tidak berbulu, batang mencapai ketinggian 1,8 meter dan berdiameter sekitar 2,5 mm
  • Daun sangat lebar dan berwarna kehijauan tua, pangkal daun di tutupi dengan rambut halus
  • Bunga terbuka dengan tandan bawah sampai 20 cm, berwarna hijau dan keungguan
  • Kandungan protein kasar 18,37 %
  • Termasuk rumput tahan kering namun tidak tahan genangan

4. Rumput Signal (Brachiaria decumbens)

  • Tumbuh rendah, tegak atau menjalar,membentuk rhizoma dan tanaman tahunan berstolon atau berumpun
  • Daun berbulu sedang dan berwarna hijau terang dengan lebar 7-20 cm dan panjang 5-25 cm
  • Batang tegak dan panjang 30-45 cm, memiliki bunga dengan 2-5 tandan panjangnya 2-5 cm
  • Mampu tumbuh pada tanah yang kurang subur dan berkadar asam rendah
  • Ditanam pada padang penggembalaan permanen dan sistem cut and carry
  • Baik untuk menahan erosi pada daerah yang miring
  • Kandungan protein 7%
  • Kecernaan rumput dapat mencapai (50-80%)
  • Memiliki palatabilitas yang baik
  • Mampu tumbuh dengan baik pada musim kemarau (tahan kering) sehingga dapat digunakan untuk menanggulangi ketersediaan pakan ternak dikala musim kemarau

5. Rumput Meksiko (Euclana mexicana)

  • Batang kaku dan tegak serta beruas pendek-pendek menyerupai tanaman jagung
  • Tinggi tanaman dapat mencapai 2,5 - 5 meter
  • Daun berwarna hijau dan kaku serta terkulai bila diraba terasa kasar (seperti berbulu)
  • Bunga berwarna kecoklatan berbentuk mayang seperti bunga jagung
  • Tanaman ini bisa tumbuh baik pada tempat yang memiliki tanah berstruktur sedang atau berat dengan ketinggian sampai 1.200 m dpl dan curah hujan 2.000 m/tahun
  • Perbanyakan tanaman dengan sobekan rumpun (pols)
  • Proteinnya cukup tinggi berkisar 8-13 %

6. Rumput Setaria (Setaria anceps)

  • Dikembangbiakkan dengan cara pols dan biji
  • Tumbuh tegak mencapai ketinggian 2 meter dan berumpun lebat
  • Batang lunak, daun halus dan lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak
  • Tahan naungan, genangan air dan juga kekeringan
  • Responsif terhadap pupuk N
  • Produksinya berkisar antara 60-100 ton/ha/th
  • Dapat tumbuh di berbagai jenis tanah
  • Kandungan protein kasar (PK) 8,3%
  • Rumput setaria yang dipotong pada umur 43 – 56 hari

 

Potensi Pakan Ternak Lainnya

Zea mays (jagung), sorgum, limbah pertanian (sayuran),Ipomoea batatas (ubi jalar), Leucaena leucocephala(lamtoro), dan tanaman lainnya

 

Koleksi Leguminosa

1. Kacang Arachis (Arachis pintoi )

  • Tanaman tahunan yang tumbuh rendah
  • Batangnya tumbuh menjalar membentuk anyaman yang kokoh
  • Akar dan/atau sulur akan tumbuh dari buku batang apabila ada kontak langsung dengan tanah
  • Mempunyai dua pasang helai daun pada setiap tangkainya
  • Daun berbentuk oval dengan ukuran lebar 1,5 cm dan panjang 3 cm
  • Tahan terhadap 3–4 bulan kering, tetapi akan menggugurkan banyak daun selama periode kering tersebut
  • Tanaman ini cocok tumbuh pada tanah dengan tekstur liat berat sampai berpasir
  • Termasuk tanaman yang tahan terhadap naungan
  • Kandungan protein sekitar 16 -18 %

2. Koro Pedang (Canavalia ensiformis)

  • Bentuk tanaman menyerupai perdu, batang bercabang pendek dan lebat dengan jarak percabangan pendek,perakaran termasuk akar tunggang
  • Bentuk daun trifoliat dengan panjang tangkai daun 7–10 cm dan lebar daun sekitar 10 cm
  • Tinggi tanaman dapat mencapai 1 meter, bunga berwarna kuning
  • Selimut kulit biji yang sangat tebal dan kulit biji tersebut menempel kuat yang sangat
  • Panjang polongnya berkisar antara 30 hingga 40 cm
  • Koro pedang mudah tumbuh di dataran rendah, namun juga bisa di dataran tinggi dengan rentang waktu panen lebih lama
  • Waktu penanaman yang dianggap paling tepat adalah setelah musim hujan. Setiap ton bisa menghasilkan hingga 4 ton kara pedang
  • Kandungan protein berkisar 27,4 - 31%
  • Tanaman koro dapat dipanen pada umur 9–12 bulan