Model Pertanian Padi Organik

padigogo1Budidaya padi gogo untuk produksi padi yang ramah lingkungan telah menerapkan konsep zero waste dimana limbah dari proses ternak masuk kedalam sistem budidaya tanaman dan juga sebaliknya. Selama kegiatan budidaya padi gogo menuju organik tahum 2016 didapatkan hasil produk benih serta gabah untuk beras. Galur-galur unggul padi yang telah diperbayak berjumlah 31 nomor dan 59 genotipe padi lokal.

padigogo2Selain produk padi terdapat juga produk berupa hijauan limbah padi untuk pakan ternak dan jagung, serta jagung pipilan kering. Sementara itu, terdapat pula kegiatan penyadartahuan masyarakat mengenai galur-galur padi unggul yang dikoleksi telah dilakukan dengan mengundang 25 orang petani disekitar kawasan Cibinong diperoleh informasi galur-galur harapan yang disukai petani.

Kegiatan pada tahun 2017 merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya, seperti produksi benih, gabah dan pengolahan beras menjadi produk beras pratanak dan angkak. Fokus kegiatan budidaya tanaman yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan yang telah diolah menjadi kompos. Penggunaan kompos dalam budidaya padi gogo akan memperbaiki struktur tanah dan kesuburan tanah. Selain kompos, aplikasi hasil penelitian mikroba (bionic, starmix, BioVam dan BioPlus) telah dilakukan dan diterapkan kembali dalam budidaya padi gogo pada tahun 2017. Gabah Inpago LIPI Go yang dihasilkan dalam kegiatan budidaya sebagian akan digunakan untuk produksi beras pratanak, dan angkak.

Beras pratanak

Beras pratanak adalah beras yang sudah mengalamai proses pengolahan terlebih dahulu, dimana keunggulannya beras ini adalah kandungan gizi hampir 80% mendekati beras pecah kulit. Keunggulan yang lainnya adalah kualitas fisik beras dengan tingkat beras kepala yang mancapai diatas 95%, namun dengan warna yang lebih kusam di bandingkan beras sosoh biasa. Selain hal tersebut beras pratanak memiliki nilai indek glikemik yang rendah dibandingkan beras putih, sehingga cocok untuk orang yang menderita diabetes atau memiliki risiko keturunan diabetes. Di beberapa Negara telah lazim di perdagangkan beras pratanak, seperti Thailand, Srilangka dan Jepang.

Proses pengolahan beras pratanak meliputi tiga hal yaitu, perendaman, pengukusan dan pengeringan. Selama proses pengolahan beras pratanak telah mengalami beberapa tahapan yang akan menyebabkan kandungan gizi diluar beras masuk kedalam beras. Hal inilah yang menyebabkan kandungan gizi dalam beras menjadi meningkat.

padigogo3

Angkak (red fermented rice)

padigogo4Angkak merupakan beras putih yang telah di fermentasi hingga berubah warna menjadi merah.Fermentasi beras menjadi angkak dibantu oleh mikroba tertentu (monascus sp.) dalam beras yang sudah berwarna merah mengandung lovastatin sebagai bahan baku obat penurun kolesterol. (Eko Binnaryo Mei Adi)