• pembimbingan
  • icon-pembimbingan-b
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI
Print

Mekanisme Adaptasi Aksesi Terung-terungan (Solanum spp.) terhadap Cekaman Kekeringan : Fisiologi dan Molekuler (Laporan Tesis)

Oleh Siti Kurniawati. Dibimbing oleh Nurul Khumaida, Enny Sudarmonowati dan Sintho Wahyuning Ardie.

terungTerung (Solanum melongena L.) termasuk salah safu komoditi sayuran yang umum dan populer tumbuh di daerah tropis dan subtropis terutama di wilayah Asia dan Afrika serta memiliki toleransi cukup baik terhadap cekaman biotik dan abiotik. Terung adalah spesies dengan variabilitas karakter morfologi dan fisiologi luas, sehingga sangat diperlukan untuk mendapatkan sumber-sumber ketahanan yang lebih tinggi dari spesies liarnya.

Print

Karakteristik proses pembentukan dan produk xilanase dari isolat Streptomyces sp. terpilih mengunakan substrat limbah pertanian: Laporan Skripsi

 Oleh Siti Zakiyatul Khamidah di bimbing oleh Edy Djauhari P. dan Yopi

xilanaseTandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan bagas merupakan limbah lignoselulosa kaya akan xilan dan belum termanfaatkan secara maksimal. Xilanase dapat menjadi salah satu alternatif pendegradasi xilan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan memperoleh isolat Streptomyces sp. yang unggul dalam menghasilkan xilanase serta mendapatkan beberapa karakter dari proses pembentukan dan produk xilanase yang diperoleh pada fermentasi substrat limbah pertanian berupa TKKS dan bagas. Parameter yang diukur meliputi waktu inkubasi, tipe, serta bobot molekulnya. Penapisan dilakukan dengan membandingkan indeks xilanolitik keenam isolat Streptomyces sp. Karakterisasi xilanase dilakukan dengan parameter waktu inkubasi, berat molekul dan tipe enzim atau pola hidrolisisnya. Isolat Streptomyces sp. (P3CCAl3) adalah isolate terpilih dengan nilai indeks xilanolitik 0.818 (beechwood xylan),0.500 (TKKS) dan 0.384 (bagas). Aktivitas puncak ketiga substrat tersebut berturut-turut pada waktu inkubasi ke-120 jam (7.5092 U/mL) untuk TKKS, ke-144 jam (5.9831 U/mL) untuk beechwood xylan, dan 192 jam (5.6660 U/mL) untuk substrat bagas. Berdasarkan kromatogram KLT pada produk yang dihasilkannya, xilanase ini diprediksi termasuk dalam endoxilanase dengan Rf=0,7143. Estimasi berat molekul xilanase berada antara 16-47 kDa.

Print

Kegiatan Bioteknologi Reproduksi Di Pusat Penelitian Bioteknologi-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): PKL 2010

Soraya Puspa Jelita

 Latar Belakang

images001    Masalah yang dihadapi dan dialami di Indonesia adalah bahwa kebutuhan konsumsi susu dan daging terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk (kini mencapai lebih dari 220 juta jiwa) dan peningkatan daya beli masyarakat, sedangkan di pihak lain produksi susu dan daging di dalam negeri tidak mencukupi karena populasi ternak sapi perah sangat sedikit (± 350.000 ekor) dan populasi sapi potong tidak bertambah, bahkan canderung menurun (± 12 juta ekor). Dalam keadaan ini, inseminasi buatan (IB) dipandang sebagai suatu teknologi reproduksi tepat guna dan dapat diandalkan sebagai alat untuk menghadapi dan menanggulangi persoalan diatas (Toelihere 2004).

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI