• pembimbingan
  • icon-pembimbingan-b
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI
Print

Pengaruh Penambahan Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA) Terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Peranakan Ongole (PO) Pasca Pengeringanbekuan : Skripsi

artikel-22agust18bPenelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan ethylene diamine tetraacetic acid (EDTA) dengan konsentrasi sebesar 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM terhadap kualitas spermatozoa sapi peranakan ongole (PO) pascapengeringbekuan. Semen diperoleh dari dua ekor sapi PO, dikoleksi satu minggu sekali untuk masingmasing sapi PO selama tiga minggu untuk memenuhi pengulangan yang dibutuhkan.

Sampel semen diencerkan ke dalam medium pengencer Tris kuning telur (TKT) 20%. Sampel semen dibagi ke dalam empat kelompok meliputi kelompok kontrol (KK) dan kelompok perlakuan (KP1, KP2, dan KP3). Kelompok kontrol (KK), semen diencerkan ke dalam medium TKT 20% tanpa penambahan EDTA. Kelompok perlakuan, semen diencerkan ke dalam medium TKT 20% dengan penambahan 0,5 mM (KP1), 1 mM (KP2), dan 1,5 mM EDTA (KP3). Semen yang telah diencerkan diekuilibrasi pada suhu 5°C selama tiga jam, dibekukan dengan nitrogen cair, dikeringbekukan menggunakan mesin freeze-dryer dengan suhu -60°C dan tekanan 0,011 mBar selama 24 jam, dan disimpan pada suhu 5°C selama dua hari. Parameter kualitas spermatozoa sapi PO yang dievaluasi meliputi persentase viabilitas, integritas membran, abnormalitas, dan integritas DNA. Hasil uji analisis variansi (ANAVA) satu faktor (P < 0,05) menunjukkan bahwa nilai rata-rata persentase integritas membran spermatozoa sapi PO pascapengeringbekuan berbeda nyata. Hasil uji perbandingan berganda Tukey menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antarkelompok perlakuan KK dengan KP2 terhadap persentase integritas membran spermatozoa sapi PO pascapengeringbekuan. Hasil evaluasi integritas DNA spermatozoa PO menunjukkan bahwa kelompok perlakuan (KP1, KP2, dan KP3) memiliki kecenderungan lebih baik dalam mempertahankan integritas DNA pascapengeringbekuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (KK). (Fita Fikriyah / Pembimbing : Dra. Setiorini, M.Kes. & Dr. Dra. Ekayanti M. Kaiin, M.Si.)

Url: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=show_detail&id=15920&keywords=

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI