Print

Petani Subang Minati Singkong Unggul LIPI

singkongPanen bersama singkong unggul LIPI di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Kamis (8/11). (Foto: Ari Rikin)

Ari Supriyanti Rikin / MPAKamis, 8 November 2018 | 17:11 WIB

Subang- Singkong unggul hasil riset dan inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) diminati petani Subang, Jawa Barat. Lebih dari 5 hektare (ha) lahan petani ditanami singkong unggul LIPI yang kaya betakarotin dan baik untuk kesehatan.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Enny Sudarmonowati mengatakan, LIPI sudah memiliki 12 klon atau jenis singkong unggul yang sudah didesiminasikan ke sejumlah wilayah.

"Di antaranya ada jenis Adira 1 dan Adira 4 yang diinovasi dengan radiasi sinar gamma, sehingga hasilnya lebih besar dan kandungan betakarotennya tinggi," katanya dalam panen bersama singkong unggul LIPI di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Kamis (8/11).

Enny mengungkapkan, singkong unggul ini pun bisa dibuat produk turunannya menjadi tepung modified cassava flour (mocaf). Tepung ini lanjutnya, kaya vitamin A, betakarotin dan bebas gluten atau kadar gula rendah. Sehingga baik untuk kesehatan dan cocok untuk penderita diabetes.

Saat ini tambahnya, pangan lokal dari singkong perlu digenjot sehingga tidak hanya didominasi beras. Ubi kayu atau singkong pun kaya sumber karbohidrat.

Di dunia, Indonesia menempati urutan ketiga penghasil singkong setelah Nigeria dan Thailand. Malahan Thailand negara kecil bisa lebih unggul produktivitas singkongnya dari Indonesia karena ada sentuhan teknologi.

"LIPI pun saat ini sedang meriset melalui kultur jaringan ubi kayu yang kaya zat besi," ucapnya.

Meski berada di urutan ketiga penghasil singkong dunia, Indonesia masih impor singkong yang nilainya hampir US$ 980.000 di tahun 2016 dan US$ 400.000 di tahun 2017.

Di Subang, bibit singkong LIPI sudah ditanam di Desa Palasari seluas 2.800 meter, Cijengkol 1 ha dan Sagalaherang 2 ha. Sementara itu, di daerah lain, sudah diujicoba tanam di Merauke, Halmahera, Maluku Tenggara, Kalimantan, Banten, Gunung Kidul dan Lampung.

"Di Tabalong, Kalimantan Selatan singkong unggul LIPI justru ditanam di perkebunan karet tua yang diremajakan," ungkap Enny.

Pelaksana Tugas Bupati Subang Ating Rusnatim juga berharap lahan-lahan di Subang berupa perkebunan yang belum optimal penggunaannya bisa memberi ruang untuk penanaman singkong unggul ini.

"Diharapkan bibit unggul hingga pengolahan pascapanen bisa maksimal di sini. Apalagi Subang adalah daerah pertanian, lumbung padi Jawa Barat dan punya potensi ubi kayu," paparnya.

Sumber: Suara Pembaruan

Sumber : http://www.beritasatu.com/lingkungan/521270-petani-subang-minati-singkong-unggul-lipi.html

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI