Print

Menjaga Api Kebangkitan Sains

 
28 Oktober 2016. Delapan puluh delapan tahun lalu, 17 tahun sebelum Indonesia merdeka, puluhan pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda di Jakarta. Mereka membangun kesadaran "berbeda tetapi satu", yang ampuh mengawal perjalanan bangsa yang merdeka kemudian. Kini, meneropong masa depan, para peneliti berprestasi percaya kebangkitan bangsa, di antaranya melalui sains.

Tengoklah betapa banyak pelajar meraih pencapaian terbaik dalam kompetisi internasional. Mereka menjadi kampiun.

Sebagian di antara mereka kini duduk di kampus-kampus terbaik di sejumlah negara maju. Ada juga yang menjadi peneliti, termasuk di Lembah Silikon, AS, "gudang" industri berbasis teknologi, seperti komputer dan semikonduktor.
Print

Inilah Produk Susu Olahan dan Gudeg Kaleng Ala LIPI

Ilustrasi: Produk susu olahan dan gudeg kaleng Ala LIPI. (Foto: lipi.go.id)

BOGOR, SATUHARAPAN.COM - Gelaran Pekan Inovasi Teknologi (PIT) 2016 memang telah usai dilaksanakan pada 12 – 16 Oktober 2016 lalu di Botani Square, Kota Bogor, Jawa Barat. Namun demikian, ada yang menarik dari gelaran tersebut, yakni antusiasme para pengunjung tergolong tinggi terhadap beragam produk riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang ditampilkan, terutama produk susu olahan dan gudeg kaleng.

Lebih spesifik kepada produk olahan susu LIPI. Produk ini muncul untuk menjawab permasalahan kurangnya susu lokal di Indonesia. Para peneliti LIPI menemukan teknologi pengolahan susu agar menghasilkan produk susu yang aman, berkualitas, dan memenuhi harapan pasar.

“Prinsip teknologi dari Unit Pengolahan Susu ini adalah melahirkan teknologi yang ramah lingkungan dan zero waste (tanpa sampah, Red),” kata Kepala Subbidang Diseminasi dan Kerjasama Pusat Penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI, Angga Wijaya Holman Fasa, Kamis (13/10), di sela-sela pameran PIT 2016, seperti yang dilansir situs lipi.go.id.

Selain menghasilkan susu, Angga melanjutkan, para peneliti memanfaatkan pula teknologi pengolahan susu untuk menghasilkan produk turunan lainnya, seperti yogurt dan keju mozzarella. Produk-produk olahan susu dan turunannya ke depan akan diproduksi secara massal. “Produksi akan menggandeng pihak swasta dan itu tergantung regulasi pemerintah,” katanya.

Selain produk olahan susu, makanan khas Yogyakarta, gudeg kaleng juga menjadi perhatian para pengunjung PIT.

Gudeg yang tampil dalam gelaran itu adalah Gudeg Kaleng Bagong, yakni gudeg kering yang diproduksi oleh perusahaan gudeg ternama di Yogjakarta, Gudeg Yu Djum. Teknologi pengalengan gudeg ini dikembangkan oleh Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI Gunungkidul, Yogyakarta.

Teknologi gudeg kaleng LIPI memang tergolong spesial. Normalnya, gudeg hanya bisa tahan selama kurang lebih dua hari, tetapi dengan teknologi pengalengan ini, Gudeg Kaleng Bagong tetap nikmat untuk disantap sampai dengan 18 bulan biarpun tanpa pengawet. Tambahan lagi, rasa Gudeg Kaleng Bagong tidak akan berubah dan akan tetap nikmat untuk dimakan.

Gudeg kaleng tersebut direncanakan akan dijual di berbagai supermarket di Indonesia. Langkah ini setelah mendapatkan sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 

Penulis: Dewasasri M Wardani13:43 WIB | Sabtu, 22 Oktober 2016

Editor : Sotyati

Sumber : http://www.satuharapan.com/read-detail/read/inilah-produk-susu-olahan-dan-gudeg-kaleng-ala-lipi

Print

Genetik Sapi Lokal Perlu Dikembangkan

Adi Ginanjar Maulana Selasa, 20/09/2016 07:54 WIB

Genetik Sapi Lokal Perlu Dikembangkan
Ilustrasi
Antara
Bisnis.com, BANDUNG--Kalangan akademisi menilai Indonesia perlu terus mengembangkan plasma nutfah sapi lokal di dalam negeri guna mengejar kebutuhan daging sapi bagi masyarakat.

Pengamat Peternakan dari Unpad Ahmad Firman mengatakan sebenarnya Indonesia memiliki sumber plasma nutfah beberapa sapi lokal seperti Sapi Bali, Sapi Madura, dan Sapi Pasundan dari Jabar.
Print

CEO Bio Farma: Kami Produksi Miliaran Dosis Vaksin Tiap Tahun

Maraknya peredaraan vaksin palsu cukup mencengangkan. Pasalnya, Indonesia sendiri merupakan salah satu negara pengekspor vaksin yang namanya diperhitungkan di kancah internasional. Keberadaan perusahaan pelat merah Bio Farma telah lama menjadi oase di Tanah Air, telah lama menjadi andalan  pemerintah dalam menyiapkan generasi yang sehat dan bebas dari penyakit menular.

Lalu bagaimana sebenarnya kiprah Bio Farma selama ini. Untuk membahas hal tersebut, SWA Online berkesempatan langsung melakukan sesi taya jawab dengan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar. Berikut petikan wawancaranya:

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI