Print

Anggaran Penelitian Jadi Tantangan Pengembangan Bioteknologi

peneliti-mei

Bisnis.com, BOGOR- Direktur Indonesia Biotchnology Informastion Center Bambang Purwantara mengungkapkan anggaran penelitian menjadi hambatan pengembangan produk pertanian bioteknologi saat ini. "Anggaran penelitian kan sekitar 0,9% dari APBN. Belum lagi untuk penelitian ini. Dan itu bagi saya belum maksimal," ujarnya di Kantor LIPI Bogor, Jumat (27/5/2016).

Dia berharap anggaran penelitian bisa mencapai minimal 2% seperti di negara-negara lain agar hasil penelitian termasuk produk pertanian bioteknologi bisa berkembang.  Menurutnya, untuk penelitian bioteknologi saja anggarannya dibawah Rp100 miliar. Dengan begitu masih ada beberapa hal yang harus dimaksimalkan. Namun, untuk saat ini pihaknya sudah bekerja maksimal dalam mengembangkan bioteknologi tersebut.  Seperti diketahui, selama ini penelitian bioteknologi menghasilkan beberapa proses pengembangan komoditas padi dan kentang. Kedua komoditas tersebut merupakan dua di antara pengembangan pertanian lain yang siap dirilis ke petani.

Editor : Nancy Junita

Sumber : http://industri.bisnis.com/read/20160527/99/552158/anggaran-penelitian-jadi-tantangan-pengembangan-bioteknologi

Print

Peneliti LIPI Bikin Padi Rekayasa Genetika Tahan Hama

panen-padi-mei

Bisnis.com, BOGOR- Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Satya Nugraha optimistis varietas padi rekayasa genetika yang ditelitinya bisa disebarkan petani dalam waktu dekat. 

"Ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Tapi kami belum tahu kapan bisa dirilis," ujarnya di Kantor Auditorium LIPI Bogor, Jumat (27/5/2016). Dia menjelaskan, sejak 2003 pihaknya sudah meneliti untuk menciptakan varietas padi yang tahan hama yang selama ini jadi musuh petani. Dengan demikian, nantinya varietas padi tersebut akan menekan angka kerugian petani hingga 80% bahkan 100%.

"Selama ini hama pengerek batang adalah musuh petani nomor dua setelah hama wereng. Dengan adanya varietas padi biotek diharapkan bisa tahan hama," ujarnya

Editor : Nancy Junita

Sumber : http://industri.bisnis.com/read/20160527/99/552159/peneliti-lipi-bikin-padi-rekayasa-genetika-tahan-hama-

Print

Menristek Dorong Riset Inovatif untuk Swasembada Daging

Red: Taufik Rachman

daging2-mei
Daging
REPUBLIKA.CO.ID,ENREKANG --Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mendorong pengembangan riset inovatif dalam bidang peternakan demi mendukung target swasembada daging.

"Hari ini, di Kabupaten Enrekang dengan bantuan riset dari Unhas Makassar serta LIPI, kita akan kembangkan perbibitan sapi untuk swasembada pangan khususnya daging," ujarnya saat meresmikan pengembangan industri perbibitan sapi lokal berbasis Iptek di Maiwa Breeding Center, Enrekang, Selasa. Muhammad Nasir mengatakan, program yang diinisiasi oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas lahan dan peternakan sapi di kawasan Sulawesi Selatan.

Print

Perbibitan Sapi, Kunci Pemenuhan Kebutuhan Daging

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Prayogi Daging Sapi

daging-mei

Daging Sapi


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perbibitan dan pengembangan sapi unggul dianggap menjadi kunci pemenuhan kebutuhan daging. Dalam hal ini pemenuhannya dilakukan secara mandiri.  Direktur Jenderal (Dirjen) Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jumain Appe, inovasi bibit sapi lokal menjadi salah satu cara mencapai pemenuhan kebutuhan daging secara mandiri.

Print

Teknologi Sapi 'Bayi Tabung' Bisa Bikin Swasembada Daging

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Achmad Syalaby
sapi-mei

Mahasiswa Universitas Brawijaya Abiyoga Pamungkas menggiring sapi di Peternakan Helen Springs. (foto : Australiaplus.com)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Selain inseminasi buatan, Transfer Embrio (TE) dapat menjadi cara untuk mencapai swasembada daging nasional di Indonesia. Namun TE sendiri harus dilakukan dengan konsep industri.

TE itu proses mengambil embrio dari uterus sapi donor yang telah diovulasi ganda. Kemudian proses dilanjukan dengan memindahkan embrio itu ke uterus sapi penerima dengan menggunakan metode dan peralatan tertentu. "Pinjam rahim saja dan jadinya kayak bayi tabung istilahnya," terang Peneliti Bioteknologi dari Lembaga ilmpu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syahrudin Said di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Karawaci, Tangerang, belum lama ini.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI