Biotek

Print

Transplantasi Sel Punca Bakal Sel Gamet Untuk Mempelajari dan Memanipulasi Spermatogenesis

ekayantiSpermatogenesis adalah proses yang terorganisasi dengan baik meliputi urutan tahap proliferasi dan diferensiasi sel yang menghasilkan spermatozoa dalam jumlah tak terbatas selama kehidupan hewan jantan. Sel punca (stem sel) spermatogonial berpotensi melakukan perbaikan diri sendiri (self-renewal) dan menghasilkan sel-sel anak membentuk spermatozoa. Sel punca spermatogonia merupakan sel yang unik karena merupakan sel yang terdapat pada tubuh dewasa yang dapat membelah dan mengkon tribusikan gennya pada generasi selanjutnya. Assay untuk sel punca spermatogonial dilakukan dengan cara melakukan transplantasi sel-sel gamet dari donor mencit fertil ke testis mencit resipien yang infertil sehingga terjadi proses spermatogenesis sel donor dan produksi sperma pada hewan resipien. Donor mencit jantan dengan gen bacterial b-galactosidase digunakan untuk mengidentifikasi spermatogenesis sel donor pada testis mencit resipien dan menentukan haplotype donor dan dapat memasuki keturunan hewan resipien.

artikel1

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menerapkan teknik transplantasi sel gamet pada hewan tikus. Sel punca spermatogonia mencit dapat dikriopreservasi sebelum ditransplantasikan dan tetap terjadi spermatogenesis pada testis resipien setelah transplantasi. Hal tersebut menandakan adanya potensi genetik dari individu jantan yang immortal, serta dengan teknik analisis yang lebih detail dapat menghitung kolonisasi sel punca donor pada testis resipien. (Ekayanti Mulyawati Kaiin)

Baca artikel lengkap

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI