Biotek

LIPI-NITE JEPANG ADAKAN DISEMINASI HASIL PENELITIANNYA

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan National Institute of Technology and Evaluation (NITE) Jepang mengadakan diseminasi hasil penelitiannya.
Rabu, 11 Februari 2009

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan National Institute of Technology and Evaluation (NITE) Jepang mengadakan diseminasi hasil penelitiannya.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk workshop dengan topik “Taxonomic and Ecological Studies of Fungi and Actinomycetes in Indonesia and Japan” dan “Isolation and Characterization of Oil-degrading Microorganisms from Indonesian Environments, yang diselenggarakan di Jakarta, 10-11 Februari 2009.

“Salah satu bentuk kerjasama dengan Jepang telah dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang,” kata Wakil Kepala LIPI, Prof. Dr. Lukman Hakim dalam pembukaan workshop tersebut di Jakarta, Selasa (10/2).

Menurutnya, sebagai implementasi dari kesepakatan tersebut telah dihasilkan Project Agreement antara LIPI-NITE tentang “Taxonomic and Ecological Studies of Fungi and Actinomycetes in Indonesia and Japan” untuk masa kerja selama tiga tahun.

Kemudian, kerjasama tersebut diperpanjang dengan topik penelitian baru tentang “Isolation and Characterization of Oil-degrading Mecroorganisms from Indonesian Environments” yang berlangsung selama enam tahun hingga Maret 2009 nanti.

Oleh karena itu, Lukman berharap kerjasama antara LIPI-NITE dapat diperluas, karena diketahui pengembangan program kerjasama sedang dipersiapkan, maka keberlanjutan program dapat dijamin, dan sekarang dapat dilihat kerjasama yang dilakukan antara LIPI dan NITE telah membuahkan hasil.

Selain itu, Lukman juga berharap dalam workshop tersebut semua peserta secara aktif terlibat dalam pertukaran ide-ide dan pengetahuan dan menggunakan kesempatan tersebut untuk memperdalam hubungan profesional dan hubungan pribadi.

Sementara itu Peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Yantyati Widyastuti menjelaskan, hasil yang diperoleh dari peneltian pertama berhasil mengungkap Fungi (jamur) sebanyak 2.516 isolat fungi, termasuk Ascomycota, Basidiomycota, dan Zygomycota. Namun menurutnya masih ada 270 isolat belum teridentifikasi yang kemungkinan merupakan taxa baru.

Penemuan lain, tambahnya, Yeast (ragi) sebanyak 515 isolat. Secara keseluruhan penemuan taxa baru diperkirakan mencapai 30 persen, dan hasil penelitian kedua berupa penemuan bakteri pendegradasi minyak dari laut Indonesia yang di antaranya merupakan bakteri pemakan hidrokarbon.

Selain penemuan-penemuan tersebut, kerjasama LIPI-NITE membangun fasilitas berupa laboratorium lapangan. Laboratorium tersebut digunakan untuk bioremediasi minyak di laut Indonesia, dan berlokasi di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Penelitian tersebut juga melahirkan SDM terlatih di bidang taksonomi dan bioremediasi.

Sedangkan peneliti-peneliti yang terlibat berasal dari LIPI, BPPT, Deptan, IPB, dan UI. (T. Gs/ysoel)

Sumber : Kominfo(10 Februari 2009)

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI