Biotek

Pertumbuhan Kultur Tunas Dahlia sp. Pada Media MS Dengan Pengurangan Kadar Gula Dan Tutup Tabung Berventilasi

Pertumbuhan Kultur Tunas Dahlia sp. Pada Media MS Dengan Pengurangan Kadar Gula Dan Tutup Tabung Berventilasi

Rudiyanto, Dyah Retno Wulandari dan Tri Muji Ermayanti (2018).

Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia. Hal. 184-195. Universitas Muhammadiyah Jakarta. e-ISSN: 2615-2320.

 talasDahlia sp. merupakan tanaman hias yang menghasilkan umbi mengandung inulin yang bermanfaat sebagai antioksidan. Kultur jaringan tanaman diaplikasikan untuk menghasilkan bibit dahlia yang seragam, dalam waktu relatif singkat, dan tidak dipengaruhi musim. Modifikasi media dan lingkungan in vitro sering dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketegaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengurangan konsentrasi gula dan ventilasi pada tutup tabung kultur terhadap pertumbuhan tunas Dahlia sp. secara in vitro. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor yang diuji yakni gula dengan konsentrasi 10, 20 dan 30 g/l yang dikombinasikan dengan ventilasi tutup tabung berupa filter berjumlah 0, 1, 2 dan 4. Percobaan mempunyai 12 ulangan. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas samping serta jumlah akar, diamati 2 kali seminggu dari umur 0 – 4 minggu. Pengukuran diameter batang, bobot basah dan bobot kering dilakukan pada umur 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula berpengaruh terhadap jumlah tunas samping sedangkan jumlah ventilasi filter berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Tidak terdapat interaksi antara 2 faktor yang diujikan. Pada umur 4 minggu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas samping serta jumlah akar yang tinggi terdapat pada perlakuan tanpa filter yang dikombinasikan dengan 10 dan 20 g/l gula, sedangkan terendah terdapat pada perlakuan ventilasi 4 filter yang dikombinasikan dengan 30 g/l gula. Pada perlakuan ventilasi 2 filter yang dikombinasikan dengan 20 g/l gula menghasilkan diameter batang tertinggi, berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, pada perlakuan ini juga menghasilkan bobot basah dan bobot kering yang lebih tinggi.

Keywords: Kultur tunas Dahlia sp., pengurangan gula, tutup berventilasi filter, pertumbuhan.

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3465&bid=15992

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Pengaruh Perlakuan Sitokinin Terhadap Pertumbuhan In Vitro Talas Diploid Pontianak dan Talas Triploid Bolang Hitam

Pengaruh Perlakuan Sitokinin Terhadap Pertumbuhan In Vitro Talas Diploid Pontianak dan Talas Triploid Bolang Hitam

Aida Wulansari, Dyah Retno Wulandari, Laela Sari dan Tri Muji Ermayanti

Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia. Hal. 138-146. Universitas Muhammadiyah Jakarta. e-ISSN : 2615-2320.

 talasKeragaman genetik talas (Colocasia esculenta L. (Schott.)) Indonesia salah satunya ditunjukkan oleh tingkat ploidinya yang beragam diantaranya diploid dan triploid. Talas Pontianak merupakan talas diploid yang memiliki keunggulan rasa enak dan umbi besar, sedangkan talas Bolang Hitam termasuk talas triploid yang memiliki umbi besar dan terdapat bercak atau garis berwarna hitam. Penggunaan teknik kultur jaringan dalam penyediaan bibit bermutu dan bebas penyakit diperlukan untuk produksi bibit, konservasi maupun pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan sitokinin (kinetin dan BAP) terhadap pertumbuhan in vitro talas diploid Pontianak dan talas triploid Bolang Hitam. Konfirmasi tingkat ploidi dilakukan dengan menggunakan flowsitometer, sedangkan perbanyakan tunas dilakukan dengan perlakuan kinetin konsentrasi 0; 0.5; 1; 2; dan 4 mg.L-1. Sebagai pembanding adalah media perbanyakan tunas talas terbaik dari penelitian sebelumnya yaitu BAP 2 mg.L-1 + tiamin 1 mg.L-1 + adenin 2 mg.L-1. Pengamatan dilakukan setiap minggu terhadap jumlah tunas anakan, panjang petiol, jumlah daun dan jumlah akar. Aklimatisasi planlet dilakukan pada media campuran tanah, cocopeat dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan talas Pontianak pada media perlakuan kinetin 2 mg.L-1 menghasilkan rata-rata jumlah tunas anakan terbanyak. Perlakuan kinetin 0.5; 1 mg.L-1; dan MS0 menghasilkan petiol lebih panjang, jumlah daun dan akar lebih banyak dibandingkan perlakuan lainnya. Talas Bolang Hitam tidak membentuk anakan pada semua perlakuan kinetin. Perlakuan kinetin 0.5 dan 1 mg.L-1 menghasilkan petiol lebih panjang dibandingkan perlakuan lainnya. Rata-rata jumlah daun pada semua perlakuan berkisar antara 3.17 – 4.50 sedangkan rata-rata jumlah akar tertinggi diperoleh pada perlakuan kinetin 0.5 mg.L-1. Perlakuan BAP 2 mg.L-1 + tiamin 1 mg.L-1 + adenin 2 mg.L-1 meningkatkan pertumbuhan talas diploid maupun triploid. Pengamatan aklimatisasi sampai umur 4 minggu menunjukkan persentase hidup planlet talas Pontianak sebesar 6.67%, sedangkan pada talas Bolang Hitam semua planlet masih bertahan hidup.

Keywords: BAP (Benzyl Amino Purine), diploid, flowsitometer, kinetin, triploid.

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3464&bid=15991

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

 

ILE655VAL Genotyping Study of HER2 - Positive Breast Cancer of Patients from Padang - Indonesia With High Resolution Melting Technique

ILE655VAL Genotyping Study of HER2 - Positive Breast Cancer of Patients from Padang - Indonesia With High Resolution Melting Technique

Dwi Wulandari, Azamris Azamris, Isna Nurhayati, M Ali Warisman, Bugi Ratno Budiarto, Desriani Desriani

Annales Bogorienses Vol. 21, No. 2: 69-75

her2Trastuzumab has proven to be a great improvement in the treatment of HER2+ breast cancer patients, but it is associated with relevant adverse cardiac events and significantly elevated cost of treatment. One of the risk factor for cardiotoxicity due to trastuzumab is the I655V HER2 polymorphism (GTC> ATC mutation) in which the allele mutant (Ile/Val or Val/Val) has a higher risk than the wild type (Ile/Ile). The detection of specific alleles is very important for therapeutic decision-making. In this study, our group has developed a high resolution melting (HRM) with EvaGreen dye method to discriminate specific allele of I655V HER2 (wild type, heterozygote mutant or homozygote mutant) in 66 frozen section samples of HER2+ breast cancer patients. Our study revealed that the wild type is the most prevalent allele (77,27%), whereas heterozygous mutation is significantly present in this research (21.21%) and around 1.52% of samples were detected as minor allele. Only one sample was detected as a minor allele (Val/Val) and may have relatively low abundance in the population. This method has been compared to Sanger sequencing and shows 100% of validity.

Keywords: Breast cancer, HER2, I655V, HRM, allele

Katalog: http://http://jurnal.biotek.lipi.go.id/index.php/annales/article/view/310/pdf

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

Pectinase Production and Clarification Treatments of Apple (Malus Domestica) Juice

Pectinase Production and Clarification Treatments of Apple (Malus Domestica) Juice

Cocok Ana Maryani B, Fahrurrozi, Anja Meryandini

Annales Bogorienses Vol. 21, No. 2: 63-68

Pectinases are a group of enzymes that break down pectin, a polysaccharide that is found in plant cell walls. Today, the application of pectinolytic enzymes plays an important role in food technology for the maceration of fruits and vegetables, including for the extraction and clarification of juice. This research aimed to produce pectinase enzyme for clarifying apple juice. A microbial culture was selected from cocoa bean fermentation samples and identified as Bacillus sp.. Citrus pectin (1%) as the carbon source and peptone (0.1%) as the nitrogen source was found as the best component for pectinase production. The optimum condition of pectinase activity was observed at pH 5 and temperature 40 °C. Enzyme stability studies were performed by incubating crude extract at and the crude enzyme at 40 °C and the percentage activity decrease after one hour storage. Apple juice was treated with the enzyme at different concentrations (0%, 0.5%, 1%, 2%, 4%). Apple juice clarification was evaluated for its percent clarity and viscosity. The result showed that enzyme treatment at 4% in apple juice promoted juice clarification and decreased pH value. In conclusion, the quality of apple juice can be improved by enzymatic treatment using pectinase.

Keywords: Bacillus, clarification, apple juice, pectinase

Katalog: http://http://jurnal.biotek.lipi.go.id/index.php/annales/article/view/311/pdf

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Improvement of HER2I655V TARMS-PCR Performance by DNA Quality Analysis

Improvement of HER2I655V TARMS-PCR Performance by DNA Quality Analysis

Bugi Ratno Budiarto, Azamris, and Desriani

Annales Bogorienses Vol. 21 (2): 52-62.

 tarmReliable TARMS-PCR is a prerequisite in constructing a solid conclusion in genetic diagnostics. The validity of data generated by this molecular technique in most cases is hampered by a false positive result. In attempt to develop a TARMS-PCR for HER2I655V genotyping with no interfering of bias we used DNase I to eliminate DNA contaminant resided in PCR reagent. TARMS-PCR with no enzymatic pretreatment on PCR master mix kit produced a false positive result on HER2I655V TARMS-PCR using as recombinant plasmids system model proven by the presence of multiple PCR products in Non-Template Control (NTC). A dose of 0.1 U of the enzyme could eliminate this DNA contaminant effectively, although this pretreatment altered the specificity of HER2I655V TARMS-PCR genotyping on certain genotype. Combination of touchdown TARMS-PCR with another allelespecific primer recovered specificity of detection on this model system. Interestingly, this optimized HER2I655V TARMS-PCR can only be used for genotyping the clinical samples if only further optimization was done using genomic DNA as template.

Keywords: TARMS-PCR, HER2I655V, DNase I, Polymorphism

Katalog: http://http://jurnal.biotek.lipi.go.id/index.php/annales/article/view/308/pdf

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI