Biotek

Print

Sel Punca: Harapan Baru Bagi Pasien Gagal Jantung

rochmaSeiring dengan kurangnya stok organ, pengobatan dengan metode terapi mulai menjadi incaran para pasien yang tidak kebagian stok organ. Selain metode terapi dengan menggunakan obat, pasien gagal jantung masih mempunyai kesempatan untuk mengurangi resiko gagal jantung. Saat ini, para peneliti telah meneliti metode pengobatan dengan menggunakan terapiregeneratif sel‐sel punca.Sel punca merupakan sel‐sel yang belum berdiferensiasi penuh, dapat berproliferasi, berpotensi self-renewal, yang kemudian berdiferensiasi menjadi satu atau lebih jenis sel khusus (termasuk kardiomiosit) sebagai respon terhadap stimuli sinyal yang sesuai. Sel punca memiliki kemampuan yang berbeda dibandingkan dengan sel‐sel yang lain.20Saat ini, telah ditemukan macam‐macam sel punca yang telah diteliti dapat mengurangi resiko gagal jantung.

Meskipun strategi penanganan intervensi dan farmakologis ditingkatkan, pengobatan gagal jantung tetap menjadi tantangan utama dalam kajian kardiologi. Strategi regenerative termasuk terapi sel,pemrograman ulang secara endogen (dari dalam jantung) serta teknik jaringan dianggap sebagai pilihan yang menjanjikan untuk mengatasi gagal jantung.

 

jantung

Terapi dengan strategi regeneratif pada jantung juga lebih efisien dalam regenerasi kardiomiosit, pembentukan pembuluh darah baru (neovaskularisasi), serta memicu sitokin dan parakrin yang memiliki kemampuan anti peradangan, anti apoptosis, serta efek anti remodeling. Terapi regenerative menggunakan berbagai jenis sel pada tahap perkembangan yang berbeda telah dipertimbangkan untuk ditransplantasikan ke jantung termasuk embrio, janin, dan sel dewasa.4. (Rochmatul Nuryu Khasanah, Syubbanul Wathon)

Print

Mengenal Aptamer Si Oligonukleotida Pintar Dalam Diagnostik Molekuler

bugiTeknologi deteksi molekuler berbasis sel atau protein (EnzymeLink Immunosorbent Assay,Western blotting, Flow cytometry, atau Rapid test kit) baik untuk tujuan riset maupun diagnostik komersial dewasa ini masih menggunakan antibodi sebagai agen biologi utamanya. Klaim bahwa protein jenis ini cukup tangguh dalam mengenali molekul sasarannya menjadi faktor utama popularnya antibodi untuk tujuan deteksi berbasis protein. Namun demikian, kelemahan antibody yaitu stabilitas yang rendah, disamping harga produk antibodi di market Indonesia masih cukup mahal. Selain itu, spektrum pengenalan target molekul yang sempit membuat aplikasi antibodi pada diagnostik menjadi terbatas yaitu hanya pada molekulmolekul protein yang bersifat imunogenik terhadap antibody yang menjadi targetnya. Kelemahan tersebut telah mendorong para periset untuk mengembangkan biomolekul berbasis asam nukelat sebagai agen pendeteksi biologis.

Aptamer merupakan oligonuleotida pendek utas tunggal dengan panjang 8 sampai 100 basa dan proses penelitian dan pengembangannya sudah dilakukan lebih dari dua dekade lalu. Isolasi aptamer pertama kali dilakukan oleh Tuerk and Gold pada tahun 1990. Mereka menemukan RNA rantai pendek yang memiliki afinitas tinggi terhadap Bacteriophage T4 DNA polymerase melalui teknik SELEX (Selective evolution of ligands by exponential enrichment). Pengembangan teknik ini dilakukan oleh dua penelitian independen yaitu Robertson dan Joyce serta Ellington dan Szostak pada tahun yang sama menggunakan pustaka utas tunggal acak random single strand DNA library) yang lebih heterogen dimana RNA aptamer yang dihasilkan mampu memotong utas ganda atau double strandDNA secara spesifik atau mengenali molekul kimia berukuran cukup kecil. Sampai saat ini, penelitian aptamer untuk aplikasi bioteknologi (pangan, pertanian, lingkungan dan kesehatan) cukup impresif, 7000 lebih artikel penelitian telah dipublikasikan di PubMed[1].

 

aptamer

Aptamer untuk aplikasi diagnostik baru berkembang sekitar 5 tahun terakhir ini dimana Cina menjadi negara di asia yang paling intensif dalam pengembangan aptamer untuk diagnostik disusul oleh Amerika serikat, Jepang dan Korea Selatan[2]. Fakta yang mengejutkan adalah bahwa hanya sedikit sekali kit diagnostik berbasis aptamer yang telah dipasarkan di dunia saat ini akibat dua faktor yaitu imbas dari komitmen investasi dengan nominal yang fantastis dari para pengusaha pada pengembangan antibodi monoklonal dan pengabaian oleh para pemuka kepentingan (peneliti, pengusaha, dan pemerintah) terkait performa aptamer yang sudah teruji in vitro maupun in vivo menggunakan kaedah metodologi yang benar[3]. (Bugi Ratno Budiarto)

Print

Metagenomik: Penelusuran Makhluk Tak Kasat Mata Dalam Tanah

qolbiDalam bidang sains, para peneliti dengan kreativitasnya telah menghasilkan banyak temuan dan inovasi termasuk di bidang bioteknologi. Era pembacaan seluruh rantai DNA (Deoxyribose-Nucleic Acid) atau genom satu spesies makhluk hidup telah "sering" dilakukan di negara maju.

Genom dari Arabidopsis, tikus, padi, bahkan manusia serta ratusan spesies mikroba telah selesai dibaca. Namun, tampaknya babak pembacaan genom satu spesies makhluk hidup telah mencapai klimaks bagi sebagian peneliti. Saat ini,sebagian dari mereka mulai beralih pada tantangan lain yaitu membaca seluruh DNA dari suatu ekosistem lengkap (bukan hanya satu organisme), yang dikenal dengan pendekatan metagenom. Ilmu yang mempelajari metagenom ini disebut metagenomik (Chistoserdova, 2009).

 

metagenomic

Metagenomik merupakan cara yang sangat tepat untuk mengetahui komunitas mikroba yang tidak dapat dikulturkan atau unculturable pada lingkungan tertentu. (Fiqolbi Nuro)

Print

Transplantasi Sel Punca Bakal Sel Gamet Untuk Mempelajari dan Memanipulasi Spermatogenesis

ekayantiSpermatogenesis adalah proses yang terorganisasi dengan baik meliputi urutan tahap proliferasi dan diferensiasi sel yang menghasilkan spermatozoa dalam jumlah tak terbatas selama kehidupan hewan jantan. Sel punca (stem sel) spermatogonial berpotensi melakukan perbaikan diri sendiri (self-renewal) dan menghasilkan sel-sel anak membentuk spermatozoa. Sel punca spermatogonia merupakan sel yang unik karena merupakan sel yang terdapat pada tubuh dewasa yang dapat membelah dan mengkon tribusikan gennya pada generasi selanjutnya. Assay untuk sel punca spermatogonial dilakukan dengan cara melakukan transplantasi sel-sel gamet dari donor mencit fertil ke testis mencit resipien yang infertil sehingga terjadi proses spermatogenesis sel donor dan produksi sperma pada hewan resipien. Donor mencit jantan dengan gen bacterial b-galactosidase digunakan untuk mengidentifikasi spermatogenesis sel donor pada testis mencit resipien dan menentukan haplotype donor dan dapat memasuki keturunan hewan resipien.

artikel1

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menerapkan teknik transplantasi sel gamet pada hewan tikus. Sel punca spermatogonia mencit dapat dikriopreservasi sebelum ditransplantasikan dan tetap terjadi spermatogenesis pada testis resipien setelah transplantasi. Hal tersebut menandakan adanya potensi genetik dari individu jantan yang immortal, serta dengan teknik analisis yang lebih detail dapat menghitung kolonisasi sel punca donor pada testis resipien. (Ekayanti Mulyawati Kaiin)

Baca artikel lengkap

Print

ROFERON-A: A BIOLOGIC PRODUCT OF HUMAN INTERFERON ALPHA 2A

 Andri Wardiana, Ratih Asmana Ningrum (2015)

roferonHuman interferRoferon Aon alpha 2a (hIFNα2a) is a cytokine regulating immune system that has been used in hepatitis and cancer treatments. It has wide biological potency covering antiviral, antiproliferative and immunomodulative activities. This mini review discusses Roferon-A as a prominent commercial product of recombinant hIFNα2a which is produced in bacterial system, Escherichia coli, as therapeutic protein for several diseases, such as chronic viral Hepatitis B, Hepatitis C, melanoma, hairy cell leukemia and renal cell carcinoma. The discussion focuses on the development process with regard to its manufacturing, preclinical and clinical studies, as well as therapeutic efficacy. In addition, we also discuss biosimilar development of hIFNα2a and its potential future developments in the context of enhancing pharmacokinetic profiles.

 Keywords: interferon alpha 2a, Roferon-A, therapeutic protein and biosimilar.

Katalog : http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3176&bid=15625

 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI