Biotek

Print

Pemurnian Parsial dan Karakterisasi Amilase dari Bakteri Laut Arthrobacter arilaitensis LBF-003

Pemurnian Parsial dan Karakterisasi Amilase dari Bakteri Laut Arthrobacter arilaitensis LBF-003

Dianti Rahmasari, Wijanarka, Sri Pujiyanto, Nanik Rahmani, & Yopi

Jurnal Biologi Indonesia 12 (1): 129-136 Pemurnian parsial dan karakterisasi(2016)

Pati merupakan sumber karbon yang melimpah di alam, dan α-amilase (1,4-α-D-glukanohidrolase; EC 3.2.1.1) yang menghidrolisis ikatan α-1,4-glikosidik pada molekul berpati. Produksi α-amilase yang berasal dari mikroba dalam beberapa tahun ini telah mengalami peningkatan yang pesat karena pemanfaatan amilase yang luas dalam industri makanan, tekstil, roti dan detergen. Studi ini melaporkan pemurnian, karakterisasi, dan analisis produk hidrolisis α-amilase dari bakteri laut pada pati. Enzim dari Arthrobacter arilaitensis ini dimurnikan secara parsial dengan pengendapan aseton 90%, dan kromatografi penukar ion menghasilkan aktivitas spesifik masing-masing sebesar 0,25 U/mg dan 0,38 U/mg, serta kemurniannya meningkat 1,14 kali dibandingkan dengan ekstrak kasarnya. Amilase ekstraseluler yang telah dimurnikan mempunyai aktivitas optimal pada pH 9 dan 50°C. Berdasarkan hasil zimogram, pita protein dari enzim amilase memiliki berat molekul antara 50-75 kDa. Produk hidrolisis enzim terhadap pati ini meliputi maltoheptosa, maltotriosa dan maltosa.

Kata Kunci: alfa amilase, bakteri laut, Arthrobacter arilaitensis, pemurnian, karakterisasi

http://perpus.biotek.lipi.go.id/perpus/index.php?p=fstream&fid=3149&bid=15599

Print

Antibacterial Activity Test, Evaluation of Pharmacognosy and Phytochemical Screening of Some Extract of Globe Amaranth (Gomphrena globosa)

amaranthIndonesia is a rich biodiversity country where various medicinal plants have existed. One species of medicinal plants is Globe Amaranth (Gomphrena globosa, Amaranthaceae). This species is native to Central America and has been widely spread to the tropics. To date, the species can be easily found in the home gardens as an ornamental plant. Medicinal plants have been used for generations by traditional people. It was empirically proven that medicinal plants have the ability to cure certain diseases such as dysentery. All parts of this plant can be used as medicine. However, only the flower of the species was used in this study. The objective of the study was to identify the highest antimicrobial activity of Gomphrena globosa flower extract using ethanol, petroleum ether, ethyl acetate and n-butanol solvents. Gomphrena globosa flower was extracted using 96 persen ethanol and then was by partitioned using petroleum ether, ethyl acetate, and n-butanol respectively. The extracts were then evaporated using a rotapavor until condensed extract was obtained. Phytochemical screening was done on both of the flower powder and extract.

Print

Aktivitas Antioksidan Daun dan Umbi dari Enam Jenis Singkong (Manihot utilissima Pohl)

SingkongKetela pohon merupakan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung di Indonesia. Bagian tanaman singkong yang umumnya dikonsumsi adalah daun dan umbi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan daun dan umbi dari enam jenis singkong (Manihot utilissima Pohl). Daun dan umbi tanaman singkong dari Cibinong masing-masing diekstraksi secara terpisah menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol yang diperoleh diukur persentase daya inhibisinya menggunakan metode peredaman radikal bebas dengan reagen DPPH pada konsentrasi 100 bpj. Hasil pengujian antioksidan menunjukkan bahwa bagian daun singkong jenis Pucuk Biru mempunyai daya inhibisi yang paling tinggi yaitu 88,09 persen dan IC50 sebesar 45,16 bpj.

Fauzy Rachman, Sri Hartati, Enny Sudarmonowati dan Partomuan Simanjuntak dalam Biopropal Industri, Volume 7, Nomer 2, Desember 2016, halaman 47-52. p-ISSN 2089-0877 dan e-ISSN 2502-2962

 Sumber:

 

http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3131&bid=15577 

http://ejournal.kemenperin.go.id/biopropal/article/view/709/pdf_10

https://intra2.lipi.go.id/datapublikasi/1484020251.pdf 

 

Print

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksi

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksiGrafting (teknik sambung) atau lebih dikenal dengan mukibat ubi kayu merupakan salah satu cara manipulasi genetika ubi kayu dengan cara menyambung genotip ubi kayu biasa untuk target peningkatan produksi dengan ubi kayu racun atau lebih dikenal dengan singkong karet. Efisiensi grafting merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menilai keberhasilan grafting ubi kayu. Sebagai material penelitian digunakan 6 genotip ubi kayu unggul yang berproduksi tinggi, yaitu Adira 1, Mentega 2, dan Baros Kencana dengan umur 9 bulan, serta Apuy, Manggu dan Menti dengan umur 12 bulan. Selain berproduksi tinggi, Adira 1 dan Mentega 2 merupakan ubi kayu tinggi beta karoten yang bisa digunakan sebagai bahan baku untuk mendukung industri mocaf kaya beta karoten. Ada tiga metode grafting yang digunakan yaitu grafting pucuk, grafting tunas dan grafting batang. Hasil yang diperoleh berdasarkan nilai rata-rata persentase hasil grafting yang hidup menunjukkan bahwa yang paling tinggi tinggi tingkat keberhasilan penyambungannya adalah teknik grafting pucuk (96,6 persen), dan diikuti dengan grafting batang (80 persen) dan grafting tunas (60 persen).

Print

Manfaat Probiotik Untuk Ternak

probiotik1Probiotik Merupakan pakan aditif berupa mikroba hidup yang dapat meningkatkan keseimbangan dan fungsi pencernaan ternak sapi, memanipulasi mikroflora saluran pencernaan untuk meningkatkan kondisi kesehatan dan produkstivitas ternak. Peningkatan produktivitas ternak merupakan suatu tutuntan yang harus dicapai melalui pemberian pakan yang efisien. Untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga kesehatan ternak yang optimum perlu penambahan pakan tambahan, salah satunya adalah probiotik menggunakan media yang murah sangat penting dilakukan agar dapat terjangkau peternak. Penelitian pengembangan produksi probiotik dari Lactobacillus plantarum TSD-10 menggunakan media MRS dan media modifikasi. Media modifikasi dibuat menggunakan sumber protein dari bahan pakan ternak. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi probiotik menggunakan media modifikasi menghasilkan jumlah sel lebih banyak 10 CFU/ml.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI