Biotek

Indonesia Pusat Biokilang ASEAN

kilangSebagai negara yang memiliki bahan baku biomassa terbesar di Asia, Indonesia disepakati menjadi Pusat Biokilang di Asia Tenggara. Untuk itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan institusi terkait akan menyiapkan rencana strategis dan kerangka kerja operasionalnya.

 

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Prof Dr Bambang Prasetya selaku Wakil Indonesia (National Focal Point) pada Subkomite Bioteknologi tingkat ASEAN saat penutupan ASEAN-Korea Symposium and Workshop on Biorefinery Technology, di Hotel Mercure Ancol, Sabtu (20/2). Pertemuan tiga hari ini dihadiri 70 peserta dari 10 negara Asia Tenggara, Jepang, Korea Selatan, dan Jerman.

Go Clean and Green: Konsorsium Bioteknologi Indonesia

Dengan berakhirnya program 100 hari dan dimulainya tahun I program Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Pengurus Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI) yang dipimpin oleh Bambang Prasetya, Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI selaku ketua KBI, pada Jum'at 29 Januari 2010 menyampaikan  pada Menristek Suharna Surapranata di ruang kerjanya,  "9 Rekomendasi KBI untuk membangun Indonesia ke depan lebih baik".



Kerjasama BIOTEK-LIPI dengan Swasta

Pada tanggal 21 january 2010, Bertempat di Kantor Biotek LIPI- Cibinong,  BIC dan swasta bersama dengan Biotek LIPI menandatangani MOU kerja sama dalam beberapa bidang kerjasama untuk pengembangan Teknology bersama pihak swasta. Agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya di bidang Agro Industri kerakyatan.

Kegiatan ini sudah terprogram oleh BIC, dimana sebelumnya pada tgl 15 Desember 2010. BIC telah bekerjasama dengan unit Usaha didesa Cisondari –Ciwidey yang dijadikan  sebagai INTI ( Saung Nurbayana ) dan juga sebagai pilot project kegiatan Agro Industri Kerakyatan BIC. Sehingga peran swasta dan peneliti dapat bermanfaat bagi industri mayarakat desa.

Penguasaan Pupuk Teknologi “Beyonic” LIPI

Revolusi hijau di Asia mampu melipat gandakan produksi pangan. Akan tetapi dampak negatif yang ditimbulkannyapun juga tidak sedikit. Lahan pertanian mengalami penurunan kualitas dengan tajam. Pemakaian pupuk sintetis yang berlebihan dan penggunaan pestisida serta herbisida merupakan salah satu penyebabnya. Pada saat musim kemarau, lahan pertanian kekurangan air, kering, retak sehingga tidak mendukung pertumbuhan tanaman. Sebaliknya pada musim penghujan, air permukaan berlebihan, banjir serta berlumpur, sehingga tidak  mendukung pertumbuhan tanaman. Tidak jarang lahan pertanian terkontaminasi pestisida dan senyawa kimia toksik lainnya. Secara total, progam revolusi hijau jilid pertama telah menyebabkan kondisi lahan pertanian dan lingkungan hidup mengalami kerusakan.

Program Inovasi : R & D Visit ke Puslit BIOTEK LIPI - Cibinong

R&D Visit ke PusLit Biotek LIPI
Salah satu pusat keunggulan bioteknologi di Indonesia, Pusat Penelitian dan Pengembangan Biotek LIPI yang  berdiri pada tahun 1986 memiliki program utama penelitian yang meliputi bioteknologi pertanian, farmasi dan lingkungan. Adapun produk yang saat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat luas antara lain bioteknologi pertanian meliputi  pengembangan bibit unggul tanaman dengan teknik kultur jaringan dan perbaikan mutu bibit ternak melalui teknologi sexing dan embrio transfer.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI