Biotek

Print

Pameran Pembangunan Kesehatan dan Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri 2016

pameran-alat-kesehatan

Jakarta-(18/11/16). Ulang Tahun Hari Kesehatan Nasional ke-52 dimeriahkan dengan pameran pembangunan kesehatan dan produksi alat kesehatan dalam negeri. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 - 20 November 2016 di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Damin Nasution, dan Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf.

Print

Kunjungan Penjajagan Kerja Sama BAISTRANAS

kemhan1 kemhan2

Cibinong pada tanggal 11November 2016, Badan Instalasi Strategis Nasional (BAISTRANAS) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, melaksanakan kunjungan guna penjajagan kerja sama penerapan IPTEK dengan Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.

Kunjungan yang dilaksanakan jajaran pejabat struktural beserta staf BAISTRANAS ini diterima Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI beserta para pejabat struktural dan peneliti. Dalam kesempatan pertemuan, Kepala Bidang Kerjasama Internasional dan Antar Lembaga, BAISTRANAS Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Embu Agapitus mengutarakan maksud kunjungan adalah menjajagi rencana kerja sama penerapan IPTEK, khususnya mengenai konservasi tanaman dan penataan lingkungan di kawasan Indonesian Peace and Security Center (IPSC), Sentul Bogor.

Print

The Addition of Potato Biscuit in the Feed of Sumatran Slow Loris (Nycticebus coucang Boddaert, 1785) and Javan Slow Loris (Nycticebus javanicus Geoffroy, 1812): The effects on Digestibility and Feed Efficiency

This experiment aims to determine the effect of the addition of potato biscuit on digestibility and feed efficiency in Sumatran slow loris (Nycticebus coucang). Research has been conducted on Small Mammals Captivity Breeding of Zoology Division, Research Center for Biology - LIPI for 66 days consisting of a 10 days adaptation period of feed and 56 days (8 weeks) data collection period. The material used is four Sumatran slow lorises (N. coucang) and two javan slow lorises (N. javanicus). Feed given during the study are banana, papaya, dragon fruit, guava, passion fruit, boiled sweet potato, boiled egg potato biscuits, crickets, and meal worm. Feed treatment to Sumatran slow loris consisting of feed control (T0) and T0 plus potato biscuits (T1), while javan slow loris was only fed T1 as a comparison. Parameters measured were consumption, digestibility, and feed efficiency. The most palatable feed types for Sumatran slow loris and javan slow loris are banana, cricket, and meal worm. Mean of feed intake at T0 and T1 treatment was 38.63 and 37.42 g / head / day, and that of javan slow loris is 42.51 g / head / day. Mean of dry matter digestibility of javan slow loris> T1> T0, namely 92.02 persen, 91.21 persen, and 88.95 persen respectively; whereas the highest average feed efficiency (EPP) is at 12.06 persen for Sumatran Slow loris and 9.10 persen in javan slow loris. The average of total digestible nutrients (TDN) of javan slow loris> T1> T0, namely 87.04 persen, 85.34 persen, and 83.54 persen respectively.(Wartika Rosa Farida, Andri Permata Sari, Wulansih Dwi Astuti)



(Ludya Arica/Pustakawan)

Sumber: Jurnal Biologi Indonesia, 2016, 12 (2): 185-193.ISSN 0854-4425.

http://192.168.51.205/perpus/index.php?p=show_detail&id=15535&keywords=

Print

Kunjungan Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau Di Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI

kunjungan riaua

Selasa 8 November 2016, Pusat penelitian Bioteknologi-LIPI menerima kunjungan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau. Kunjungan ini diterima langsung oleh PLH Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI Dr. Dwi Susilaningsih, M. Pharm yang juga menjabat sebagai kepala laboratorium Bioenergi dan Bioproses. Kunjungan kerja Balitbang prov. Riau bertujuan untuk melakukan penjajagan kerjasama dibidang penelitian mikroalga. Provinsi Riau memiliki kekayaan biodiversitas microalgae yang sangat melimpah akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Peran Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi mikroalga di Provinsi Riau sejalan dengan visi dan misi menjadi pusat studi untuk microalgae di Indonesia dan memperluas koleksi mikroalga lokal dengan berbagai keunikan dan fungsinya.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI