Notice: Use of undefined constant getValue - assumed 'getValue' in E:\aamiin\plugins\content\fb_tw_plus1\fb_tw_plus1.php on line 417
Deputi IPH LIPI: " Alangkah lebih baik jika kita out of the box, namun harus sesuai dengan norma yang berlaku" - Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI
  • refleksiiphrefleksiiph
  • biotrendsbannerbiotrendsbannerbiotrends
  • pui2017bsunpui2017bsun
  • Kegiatan Refleksi Akhir Tahun Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI yang berlangsung pada tanggal 14 Desember 2017, bertempat di Hotel Safero, Bogor.
  • Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Dr. Bambang Sunarko (kedua dari kanan), melakukan Penandatanganan Pembinaan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Peternakan Sapi Potong dan Sapi Perah pada acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2017 Oleh Kemenristekdikti di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 13 Desember 2017.

Notice: Constant DS already defined in E:\aamiin\plugins\content\fb_tw_plus1\fb_tw_plus1.php on line 13

Sudut Biotek

Print

Deputi IPH LIPI: " Alangkah lebih baik jika kita out of the box, namun harus sesuai dengan norma yang berlaku"

on .

iso2015aiso2015aCibinong-- Judul diatas merupakan lontaran Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, saat memberikan sambutan pada acara Launching Penerapan SMM ISO 9001: 2015 di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI pada tanggal 27 April 2017. Menurut Enny, dalam arahannya, semua sivitas LIPI harus menata diri dan kelembagaan,, agar semua terintegrasi, taat aturan dan terstandar. "Apapun peran kita dalam organisasi, alangkah lebih baik jika kita out of the box, namun harus sesuai dengan norma yang berlaku. Oleh karenanya dibutuhkan komitmen bersama," tegasnya. Intinya Enny sangat mendukung penerapan prosedur baru ini.

Seraya menambahkan pesan Deputi IPH LIPI, Kepala Puslit Bioteknologi-LIPI, Dr. Bambang Sunarko, menyampaikan agar setiap sivitas mengubah input menjadi output dari sasaran kinerja yang ada. Tujuannya, agar kualitas dari organisasi lebih terukur. "Terkadang kita merasa terkalu banyak dokumen, namun lupa esensinya. Jadi semua tercatat oleh sistem tersebut, ” tutur Bambang. Artinya, ISO adalah suatu sistem yang menjamin output yang dihasilkan sesuai dengan sasaran kerja yang diinginkan.

iso2015biso2015bLebih lanjut M. Tomtom Makmur, selaku narasumber, menguraikan “perlunya perubahan migrasi ISO”. Beberapa diantaranya: 1) beradaptasi dengan dunia yang berubah; 2) merefleksikan lingkungan organisasi yang semakin kompleks; 3) menyediakan sebuah fondasi yang konsisten untuk masa depan; 4) memastikan bahwa standar yang baru merefleksikan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan dan relevan; 5) memastikan keselarasan dengan standar sistem manajemen lainnya.

Menurut Tomtom, “ISO ini bisa diintegrasikan dengan lingkungan yang ada, sesuai dengan sistem yang ada disini,”paparnya. Menurutnya prinsip manajeman mutu terdiri dari: pertama, fokus kepada pelanggan; kedua, kepemimpinan dan keterlibatan karyawan. Kemudian, pendekatan proses, peningkatan dan keputusan atas dasar bukti. Selanjutnya, manajemen hubungan.

Dalam paparannya Tomtom menyampaikan,aspek yang menjadi perhatian antara lain: 1) aspek lingkungan; 2) asperk resiko; 3) manajeman pengetahuan, yaitu pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola kegiatan. “Launching ini adalah pernyataan komitmen bersama , sistem yang betul-betul baru, dan bagaimana implementasinya. Apabila dirasakan kurang pas dalam 3 (tiga) bulan pertama, sistem ini dapat diubah, sesuai dengan landasannya," sarannya. Diakhir presentasinya Tomtom mengemukakan, “sistem migrasi mutu terdiri dari: Plan Do Check Action, risiko, monitoring dan evaluasi. Oleh karenanya, diharapkan Satgas SPIP mampu bertugas mengumpulkan daftar resiko yang terjadi. Serta usaha pencegahannya dalam ruang lingkup penelitian, bimbingan teknis, pelatihan, dan kunjungan,”pungkasnya.(Avi/Humas)

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI

 

facebook  

twitter 

 youtube