Sudut Biotek

Print

LIPI Membangun Sarana Hilirisasi Hasil Riset

isea2017Cibinong- 13 Februari 2018. Puslit Bioteknologi LIPI menyelenggarakan Knowledge Sharing Seminar Biotechnology di Gedung Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI. Kegiatan ini dihadiri para civitas Puslit Bioteknologi LIPI, Puslit Biologi LIPI, Puslit Biomaterial LIPI, Puslit Kimia LIPI, Pusat Inovasi LIPI, Puslit Limnologi LIPI, dan Puslit Metrologi LIPI. Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan pembangunan fasilitas laboratorium yang akan diadakan LIPI Tahun Anggaran 2018 dengan menghadirkan empat narasumber yang terlibat dalam pembangunan sarana riset tersebut.

Knowledge Sharing Seminar Biotechnology dibuka oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian, mewakili Kepala Puslit Bioteknologi LIPI. Dalam sambutannya beliau menyampaikan dengan adanya pembangunan sarana riset LIPI dengan biaya yang cukup tinggi perlu adanya strategi dalam hal biaya perawatan sehingga tidak membebani biaya riset LIPI.

Beberapa Sarana riset yang dibangun LIPI yaitu Pembangunan fasilitas Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) di Serpong, menurut Dr. R. Arthur A. Lelono dari Puslit Kimia LIPI, CPOTB dapat menjawab tantangan kemandirian bahan baku obat tanaman tradisional Indonesia yang berstandar Internasional.

iseb2017Sementara itu, latar belakang pembangunan fasilitas Pilot Plant di STP CSC, menurut Nurlisa Dwi Novianti S. Farm., Apt, peneliti Pusat Inovasi LIPI, disebabkn banyak teknologi/hasil riset LIPI/lembaga penelitian atau Perguruan Tinggi belum optimal diadopsi oleh industri, karena perbedaan perspektif (mind set) antara pihak industri dan peneliti jejaring inovasi teknologi belum terbangun. Selain itu ketiadaan validasi pada skala terbatas/pilot dan tingkat kesiapan inovasi rendah (high risk bagi industri) membutuhkan adanya wahana yang dikelola secara profesional untuk mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui pengembangan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dan penumbuhan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT).

Pembangunan fasilitas Metrologi Kimia di Serpong, menurut Dyah Styarini, M. Si, peneliti Puslit Metrologi LIPI diharapkan ke depan dapat lebih mengoptimalkan peran Laboratorium Metrologi Kimia sebagai penyedia ketertelusuran pengukuran dalam infrastruktur mutu nasional. khususnya dalam memberikan ketertelusuran yang diakui internasional kepada laboratorium kalibrasi untuk sifat kimia, produsen certified raw material (CRM) yang terakreditasi, laboratorium acuan dan laboratorium penguji yang terakreditasi, serta penyelenggara uji profisiensi yang terakreditasi.

Pembangunan fasilitas Biosafety level-3 (BSL-3) di CSC, menurut Dr. Puspita Lisdiyanti manfaat BSL-3 yaitu ketersediaan fasilitas bangunan/gedung dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan untuk pengujian dan produksi skala kecil (pilot plant) sesuai standar good laboratory practices (GLP) dan good management practices (GMP) merupakan nilai tambah bagi produk hasil penelitian Indonesia agar dapat berdaya saing dengan produk sejenis dari negara lain di pasar dalam negeri maupun internasional. Produk yang dihasilkan akan memenuhi persyaratan mutu dan dijamin tidak menimbulkan risiko yang membahayakan karena sebab tidak aman, mutu rendah atau tidak efektif. (Warda/Pranata Humas)

 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI