Sudut Biotek

Lipi wujudkan sinergisme menuju kemandirian bahan baku obat

Cibinong, Humas LIPI. Kesehatan dan obat merupakan isu strategis yang dijadikan Prioritas Riset Nasional (PRN) oleh pemerintah untuk periode 5 tahun mendatang mulai tahun ini sampai dengan tahun 2024. Mengangkat tema “Sinergisme Triple Helix Menuju Kemandirian Bahan Baku Obat dan Pengembangan Obat Herbal Indonesia Demi Kemajuan Bangsa”, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Puslit Bioteknologi LIPI menyelenggarakan Focus Group Discussion(FGD) FGD yang bertempat di Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan LIPI, kawasan CSC-BG LIPI (12/3) yang diibukalangsung oleh Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah ditetapkan sebagai koordinator 3 topik riset kesehatan yaitu, pengembangan insulin, produksi bahan baku obat herbal terstandar dan fitofarmaka serta pengembangan vaksin rekombinan Human Papilloma Virus(HPV).“Kita mendapat super flagship yang telah ditetapkan oleh presiden Joko Widodo pada rapat terbatas mengenai kesehatan dan obat, hal ini tentu sangat membanggakan sekaligus beban dan tanggung jawab yang akan dipikulkan kepada para peneliti bidang terkait untuk mewujudkan PRN bidang kesehatan,ungkap Handoko.

 

Dirinya menjelaskan lebih lanjut, perlu dilakukan perencanaan teknis oleh berbagai institusi yang terlibat dalam PRN Kesehatan untuk menghasilkan produk nasional yang dapat menjawab beragam isu strategis bangsa. “Kolaborasi mutlak dilakukan agar percepatan release obat dapat segera terwujud seperti pelaksanaan uji klinis yang dikerjakan oleh pihak industri dan riset dilakukan oleh peneliti, “tegasHandoko.

Handoko menambahkan bahwa LIPI sudah menerapkan pengelolaan fasilitas pendukung penelitian secara terpusat. “Semua institusi terkait dapat menggunakan fasilitas yang kami miliki, silahkan manfaatkan agar sinergi dapat terwujud, “ pungkas Handoko di depan perwakilan dari LIPI, Bappenas, Kemenristek-BRIN, beberapa kementerian lainnya, universitas serta industri farmasi tanah air.

FGD bertujuan untuk sinergisme kegiatan PRN Kesehatan terkait dengan riset produksi bahan baku obat amoksisilin dan parasetamol, pengembangan insulin dan vaksin rekombinan HPV serta produksi bahan baku obat herbal terstandar dan fitofarmaka. Selain itu sasaran yang ingin dicapai adalah diperolehnya sinergisme teknis pelaksanaan PRN Kesehatan 2020-2024 yang efektif dan efisien antara institusi pendukung dan diperolehnya kesepakatan mengenai nota kesepahaman PRN Kesehatan 2020- 2024.(est, ed:sl)

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI