Sudut Biotek

Print

Negara-negara Asia Ramai-ramai Migrasi ke Open Source

DENPASAR, SELASA - Negara-negara Asia ramai-ramai bermigrasi dari penggunaan aplikasi komputer berbasis proprietary ke aplikasi berbasis open source. Tekad tersebut disuarakan dalam Asia Open Source Software Symposium (AOSSS) VIII yang dibuka, di Denpasar, Bali, Selasa (13/2) yang dihadiri para pakar dan praktisi Teknologi Informasi dari Jepang, India, Pakistan, China, Korea, Srilanka, Bangladesh, Nepal, Mongolia, Taiwan, dan negara-negara anggota Asean.

Print

Telur Anti- Diare

Telur Anti- Diare
Oleh: A. Zaenal Mustopa, M.Si


Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang banyak menimbulkan masalah di Indonesia. Penyakit yang lebih populer dengan nama muntah berak atau muntaber termasuk penyakit endemis di Indonesia, artinya terjadi secara terus menerus di semua daerah, baik pedesaan maupun perkotaan. Penyakit yang mewabah setiap tahun ini sepertinya merupakan penderitaan yang terus akan dialami. Sampai saat ini belum terlihat usaha konkrit dan sistematis dari pemerintah untuk menanggulangi wabah diare di negeri ini. Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme termasuk bakteri, virus dan parasit lainnya seperti jamur, cacing dan protozoa. Salah satu bakteri penyebab diare adalah bakteri Escherichia coli Enteropatogenik (EPEC). Budiarti (1997) melaporkan bahwa sekitar 55% anak-anak di Indonesia terkena diare akibat infeksi EPEC. Gejala klinis diare yang disebabkan infeksi EPEC adalah diare yang berair sangat banyak yang disertai muntah dan badan sedikit demam (Cary dan Bhatnager, 2000 mengacu pada Donnenberg, 2001).
Print

Telur Anti- Diare

Telur Anti- Diare
Oleh: A. Zaenal Mustopa, M.Si


Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang banyak menimbulkan masalah di Indonesia. Penyakit yang lebih populer dengan nama muntah berak atau muntaber termasuk penyakit endemis di Indonesia, artinya terjadi secara terus menerus di semua daerah, baik pedesaan maupun perkotaan. Penyakit yang mewabah setiap tahun ini sepertinya merupakan penderitaan yang terus akan dialami. Sampai saat ini belum terlihat usaha konkrit dan sistematis dari pemerintah untuk menanggulangi wabah diare di negeri ini. Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme termasuk bakteri, virus dan parasit lainnya seperti jamur, cacing dan protozoa. Salah satu bakteri penyebab diare adalah bakteri Escherichia coli Enteropatogenik (EPEC). Budiarti (1997) melaporkan bahwa sekitar 55% anak-anak di Indonesia terkena diare akibat infeksi EPEC. Gejala klinis diare yang disebabkan infeksi EPEC adalah diare yang berair sangat banyak yang disertai muntah dan badan sedikit demam (Cary dan Bhatnager, 2000 mengacu pada Donnenberg, 2001).
Print

Hati-hati Bakteri yang Invasif

Dibandingkan diare yang sekarang sedang marak, ternyata pneumonia menjadi penyebab kematian tertinggi pada balita. Menurut survei yang dilakukan Departemen Kesehatan tahun 2001, kematian balita karena pneumonia mencapai angka 23 persen, sementara diare "hanya" 13 persen, dan penyakit gangguan syaraf mencapai 12 persen.
Print

Ditemukan, Obat Penghambat HIV

Sebuah obat terbaru yang bekerja dengan cara menghambat masuknya HIV (Human Indeficienci Virus) masuk ke dalam sel sistem imun tubuh berhasil ditemukan. Obat ini akan memberikan harapan bagi mereka yang terinfeksi HIV.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI