Sudut Biotek

Print

Diresmikan, Laboratorium Lapangan Pembibitan Sapi Unggul Indonesia

Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek), Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta didampingi Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meresmikan Laboratorium Lapangan Pembibitan Sapi Unggul Indonesia (produksi sperma dan embrio), Jumat (15/11) lalu dalam kunjungan kerja ke PT Karya Anugerah Rumpin (KAR), di Rumpin, Bogor.Menristek dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegembiraannya karena teknologi pembibitan sapi telah diadopsi dan diaplikasikan di industri peternakan, salah satunya adalah PT KAR yang melakukan usaha peternakan sapi dari hulu hingga hilir. “Kita kembangkan terus soal pembibitan sapi dan dorong terus industri dari hulu ke hilir, sehingga kita jangan impor terus, kalau bisa ke taraf ekspor,” ungkap Gusti.

Print

Awas…..Virus Penyebab Kanker Serviks Juga Dapat Menginfeksi Pria

Human Papillomavirus (HPV) adalah virus yang dapat menyebabkan kanker serviks.  HPV dapat menginfeksi siapapun yang aktif secara seksual, wanita maupun pria.  HPV memiliki 30-40 tipe genital dimana tipe 16 dan 18 menjadi penyebab 70% dari kasus kanker serviks serta tipe 6 dan 11 menjadi penyebab 90% dari kasus genital warts (kutil kelamin).

Tipe 6 dan 11 inilah yang dapat menginfeksi pria dan wanita serta resiko terbesar dialami remaja usia 20-an tahun.  Apapun jenis kontak seksual yang dilakukan dapat menyebabkan penularan virus HPV tanpa harus lewat hubungan badan. Ternyata kondom pun tidak sepenuhnya dapat melindungi kita dari HPV karena kondom hanya melindungi batang penis tidak dengan skrotumnya.

Data statistic tentang Genital Warts (kutil kelamin) sangat mengejutkan karena 2 dari 3 orang akan terinfeksi kutil kelamin setelah kontak kelamin dengan orang yang telah terinfeksi sebelumnya.  Rata-rata pria yang telah terinfeksi akan menularkan penyakit ini kepada pasangannya.

Kutil ini bentuknya seperti gumpalan daging yang bisa tumbuh membesar dan bertambah banyak  pada daerah kelamin dengan ukuran yang tidak rata.  Kutil kelamin bukan penyakit yang mematikan akan tetapi penampilannya tentu saja sangat menggangu kehidupan.

Pengobatan untuk kutil kelamin ini cukup menyakitkan karena harus dipotong, dibekukan dan atau pun membakar kutil itu sendiri.  Setelah melewati tahap yang menyakitkan ini ternyata 25% kasus kutil kelamin ini tumbuh kembali setelah 3 bulan hal ini dapat terjadi karena virus HPV penyebab kutil ini masih ada didalam tubuh penderita.

Infeksi HPV sangat berbahaya karena tidak menimbulkan gejala atau tanda dan dapat menularkannya tanpa disadari.  Langkah konkrit yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan secara berkala minimal setahun sekali bagi wanita yang sudah menikah atau aktif secara seksual.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah tes pap smear sebagai langkah pencegahan terhadap kanker serviks.  Mulailah hidup sehat dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan secara berkala karena sesuatu yang sudah terlambat akan berakibat fatal. (esti/humas biotek)

 

Print

Ratih Asmana Ningrum, Peneliti Protein Antikanker sehingga Murah dan Mudah

PUNCAK penganugerahan L'Oreal-UNESCO For Women in Science National 2013 di perpustakaan Universitas Indonesia kemarin berlangsung meriah. Dengan ruangan yang tidak terlalu luas, kemeriahan sangat terasa.

Suasana semakin riuh ketika Presiden Direktur PT L'Oreal Indonesia Vismay Sharma mengumumkan para pemenang. Tepuk tangan mengiringi pengumuman pemenang yang salah seorang dii antara mereka adalah Ratih Asmana Ningrum, 34, dari Bioteknologi LIPI. Karya Ratih mengundang apresiasi dewan juri karena menyodorkan penelitian yang bersinggungan langsung dengan kondisi Indonesia terkini, semakin mengancamnya penyakit kanker dan hepatitis

Print

LIPI Perkuat Riset untuk Obat-obatan

Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sedang melakukan penelitian dengan aplikasi teknologi DNA dan protein rekombinan untuk pengembangan bahan baku obat. Melalui Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI juga mengembangkan bahan baku obat berbasis bahan alam (natural product-drug discovery).

Riset ini dilakukan untuk mengatasi masalah ketersediaan bahan baku obat Indonesia. Kepala Puslit Bioteknologi LIPI, Witjaksono, mengatakan industri obat Indonesia masih mengimpor sebagian besar bahan baku untuk obat.

"Karena kurang insentif ke riset, kita dipaksa membeli terus, padahal sebenarnya kita sanggup membuat sendiri. Kualitas peneliti dan riset yang kita miliki tidak kalah dengan negara maju," kata Witjaksono dalam acara Open House Puslit Bioteknologi di Cibinong Science Center, Selasa, 19 November 2013.

Print

Pamerkan Hasil Riset, Puslit Bioteknologi LIPI Ingin Dilirik Industri

[CIBINONG] Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memamerkan hasil penelitian unggulannya berbasis bioteknologi seperti padi unggul tahan cuaca ekstrim, bibit ternak unggul, pengembangan bahan baku obat bahan alam dan biorefineri penghasil sumber energi.

Sosialisasi hasil penelitian ini pun dipamerkan dalam open house di Gedung Auditorium Puslit Bioteknologi LIPI di Cibinong Science Center, Cibinong, Bogor, Selasa (19/11).

Kepala Puslit Bioteknologi LIPI Witjaksono mengatakan pameran hasil penelitian yang rutin digelar sejak empat tahun ini diharapkan menjadi tradisi untuk mensosialisasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI