• perpustakaan
  • uci
  • IMG-20170505-WA0010
  • gb1
  • 20170406 143235
  • SAM 2106
  • Perpustakaan Puslit Bioteknologi LIPI
  • Pustakawan, Peneliti, dan Pranata Humas Puslit Bioteknologi beserta Pranata Humas Kebun Raya Purwodadi (Sanusi)
  • Pojok Diskusi Perpustakaan Puslit Bioteknologi LIPI
  • Perpustakaan Sebagai Coworking Space Bagi Sivitas Puslit Bioteknologi LIPI
  • Ruang Staf Sub Bidang Pengelolaan Hasil Penelitian
  • Ruang Baca Perpustakaan Sebagai Coworking Space

Laporan Kinerja

lakip2017

Laporan Tahunan

laptah2015-web

Laporan RB

cover rb2017

Identifikasi Sumber Ketahanan Aksesi Plasma Nutfah Kedelai Untuk Ulat Grayak Spodoptera Litura F.

Source of Resistance in Soybean Germplasms to the Common Cutworm Spodoptera litura F. The important aspect of development of resistant plant to insect pest is source of resistance. Study the resistance of 14 advance soybean breeding lines to common cutworm Spodoptera litura F. was conducted at the Laboratory of Crop Protection, Indonesian Legumes and Tuber Crops Research Institute (ILETRI) Malang in February-September, 2006. Leaf damage and larval development on resistant genotypes was recorded to measure the level of resistance. It was found that the usceptibility of soybeans to the common cutworm significantly varied among the breeding lines.

The leaf damage of IAC-100, IAC 80-596-2, and W/80-2-4-20 from larval feeding were 17.67, 18.52, and 23.70% respectively lower than Wilis variety with 35.57% of leaf damage. These breeding lines consistently possess same level of resistance to S. litura. In addition, the resistant breeding lines effect on biological aspects i.e. prolonged duration of larval stage, reduced larval and pupae gain weight, and cause significant larval mortality compared with Wilis variety. The study suggested that IAC-100, IAC 80-596-2, and W/80-2-4-20 could be used as a source of resistance for S. litura in breeding program.

Sumber tetua tahan merupakan salah aspek penting dalam pe-rakitan tanaman tahan serangga hama. Evaluasi ketahanan 14 aksesi kedelai generasi lanjut terhadap ulat grayak Spodoptera litura F. dilakukan di laboratorium hama dan penyakit Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang, pada bulan Februari-September 2006. Intensitas ke-rusakan daun, dan perkembangan ulat pada aksesi tahan se-bagai tolok ukur ketahanan. Kerentanan terhadap ulat grayak berbeda nyata di antara aksesi kedelai. Intensitas kerusakan daun pada uji dengan dan tanpa pilihan pada aksesi IAC-100, IAC-80-596-2, dan W/80-2-4-20 masing-masing 17,7; 18,5; dan 23,7% nyata lebih rendah daripada aksesi yang lain. Ketiga aksesi tersebut termasuk tahan terhadap S. litura. Keru-sakan daun pada varietas Wilis mencapai 35,6%. Pertumbuhan larva S. litura pada aksesi tahan lebih buruk karena siklus hidup larva lebih lama, terjadi penurunan bobot ulat dan pupa yang menyebabkan kematian pada ulat lebih tinggi. Aksesi IAC-100, IAC-80-596-2, dan W/80-2-4-20 dapat dipakai sebagai sumber ketahanan kedelai terhadap S. litura dalam program pemuliaan.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI