• perpustakaan
  • uci
  • IMG-20170505-WA0010
  • gb1
  • 20170406 143235
  • SAM 2106
  • Perpustakaan Puslit Bioteknologi LIPI
  • Pustakawan, Peneliti, dan Pranata Humas Puslit Bioteknologi beserta Pranata Humas Kebun Raya Purwodadi (Sanusi)
  • Pojok Diskusi Perpustakaan Puslit Bioteknologi LIPI
  • Perpustakaan Sebagai Coworking Space Bagi Sivitas Puslit Bioteknologi LIPI
  • Ruang Staf Sub Bidang Pengelolaan Hasil Penelitian
  • Ruang Baca Perpustakaan Sebagai Coworking Space

Laporan Kinerja

lakip2017

Laporan Tahunan

laptah2015-web

Laporan RB

cover rb2017

Neovaskularisasi Koroid Miopia

funduskopiNeovaskularisasi Koroid (NVK) merupakan salah satu komplikasi miopia dan miopia maligna yang mengancam penglihatan. Risiko NVK meningkat seiring dengan peningkatan angka kejadian miopia. Sampai saat ini belum ada definisi standar NVK pada miopia atau miopia maligna. Pasien NVKm dapat mengeluh gangguan visus, metamorfopsia, dan skotoma. Fluorescein angiography dan optical tomography dapat digunakan untuk diagnosis NVKm. Tatalaksana NVKm terus berkembang, anti-VEGF memperbaiki, mengendalikan penyakit, dan diharapkan dapat memperbaiki tajam penglihatan. (Elvira,Victor Nugroho Wijaya)

Anisometropia

indeksbiasAnisometropia merupakan gangguan penglihatan akibat perbedaan kekuatan refraksi antara mata kanan dan kiri lebih dari 1.00 D. Masalah yang umum terjadi akibat anisometropia adalah ambliopia dan strabismus. Angka kejadian anisometropia disertai ambliopia adalah 47,6%, sedangkan angka kejadian anisometropia disertai strabismus adalah sebesar 9,5%. Deteksi dini anisometropia adalah pemeriksaan tajam penglihatan, uji aniseikonia, worth four dots test, Hirschberg test, dan cover and uncover test. Sedangkan penanganan anisometropia adalah penggunaan lensa kacamata, lensa kontak, dan pembedahan. (Monica Djaja Saputera)

Pemeriksaan Imunohistokimia untuk Mengungkap Patogenesis Vitiligo

histokimiaVitiligo merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan adanya bercak putih yang progresif. Patogenesis penyakit vitiligo melibatkan berbagai etiologi yang saling berkaitan seperti genetik, autoimun, dan inflamasi. Pemeriksaan imunohistokimia pada bahan biopsi kulit penderita vitiligo yang meliputi pemeriksaan antibodi CD3, CD8, TNF-α, IL-17 dan IL-17RA, CD117, NALP1, langerin, serta CD11c, dapat mengungkap patogenesis penyakit sehingga dapat membuka jalan untuk terapi yang sesuai. (Willy Sandhika, Ryski Meilia Novarina,Trisniartami Setyaningrum)

Kulit Kering pada Usia Lanjut

kulitPenyakit kulit sangat jarang mengancam nyawa, namun dapat menimbulkan hendaya bagi penderitanya. Proses penuaan dapat menyebabkan perubahan fisiologis, di mana pada kulit usia lanjut terjadi penipisan epidermis, penurunan suplai darah, cairan, dan nutrisi ke kulit, melambatnya penyembuhan luka dan respons imun, serta terganggunya termoregulasi dan atrofi jumlah kelenjar minyak dan keringat yang menyebabkan kulit kering. Di tingkat seluler, terjadi penurunan produksi lipid dan natural moisturizing factor di stratum korneum. Selain itu, pada usia lanjut sering terdapat penyakit-penyakit komorbid yang mempengaruhi penurunan fungsi kulit. Kulit kering atau xerosis cutis dapat menyebabkan pruritus dan terganggunya kualitas hidup penderita, khususnya usia lanjut. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dan tatalaksana holistik untuk mengatasi kulit kering pada usia lanjut. (Marsha Bianti)

Proses Menua, Stres Oksidatif, dan Peran Antioksidan

proses menuaPenuaan ditandai dengan penurunan progresif integritas fisiologis yang memicu gangguan fungsi, yang disebabkan oleh radikal bebas sebagai hasil stres oksidatif ditambah modifikasi genetik dan lingkungan. Intervensi yang membatasi atau menghambat reaksi radikal bebas akan menurunkan laju perubahan akibat penuaan, sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat penuaan dan patogenesis penyakit. Antioksidan merupakan molekul yang mampu menstabilkan atau menonaktifkan radikal bebas sebelum menyerang sel, juga dapat menghambat ataupun menunda oksidasi suatu substrat. Antioksidan memiliki fungsi preventif dan protektif terhadap penyakit terkait usia seperti penyakit kardiovaskuler, kanker, kelainan neurodegeneratif, dan berbagai kondisi kronik lainnya. (Marta Lisnawati Zalukhu, Agustinus Rudolf Phyma, Rizaldy Taslim Pinzon)

Perbandingan Akurasi Diagnostik Kadar Procalcitonin dan C-Reactive Protein pada Pasien Appendisitis Anak di RSUP H. Adam Malik Medan dan RSUD Dr. Pirngadi Medan

procalcitoninLatar Belakang: Diagnosis dari appendisitis akut masih merupakan suatu tantangan, terutama pada kelompok usia anak. Oleh karena itu, mutlak diperlukan suatu alat diagnostik yang sensitif dan spesifik. Tujuan: membandingkan nilai akurasi antara procalcitonin (PCT) dan C-reactive protein (CRP) dalam mendiagnosis appendisitis anak. Metode: penelitian potong lintang dengan analisis deskriptif dan analitik terhadap 31 pasien usia dibawah 18 tahun yang datang ke IGD RSUP H. Adam Malik Medan dengan gejala appendisitis dan telah menjalani appendektomi dari bulan Desember 2014 hingga Juli 2015. Seluruh sampel darah diambil dan dikirim ke laboratorium untuk pengukuran nilai PCT dan CRP preoperatif. Dilakukan appendektomi dan pemeriksaan histopatologi pasca-operasi. ROC nilai sensitivitas, spesifisitas, prediksi positif, dan prediksi negatif dianalisis menggunakan kurva untuk masing-masing pemeriksaan laboratorium dan kombinasi keduanya.

Pertemuan Forum Pustakawan LIPI Wilayah Bogor Cibinong dan Cibodas (FORKAWAN BCC) tanggal 21 Februari 2018, di Ruang Petemuan Gedung InaCC, Puslit Biologi LIPI, Cibinong

fokawan1

FORKAWAN BCC adalah Forum komunikasi yang mewadahi dan beranggotakan pustakawan LIPI yang berasal dari Pusat penelitian Biologi, Pusat Penelitian Bioteknologi, Pusat Penelitian Limnologi, Pusbindiklat Peneliti, PKT Kebun Raya Bogor, BKT Kebun Raya Cibodas, dan beberapa satuan kerja lainnya. Tujuan pembentukan Forkawan BCC (Bogor, Cibinong, Cibodas) untuk bersama-sama mengembangkan potensi diri untuk membentuk sebuah forum komunikasi sebagai sarana dalam rangka mengkaji keilmuan dan pengembangan karir jabatan fungsional pustakawan melalui pemahaman, penerapan dan pengembangan teori, teknik, serta teknologi yang berguna untuk mendukung fungsi dan tugas perpustakaan di lembaga induk.

Salah satu agenda kegiatan yang dilakukan adalah pertemuan rutin 3 bulan sekali yang membahas perkembangan TIK di era revolusi industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited), karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang masif sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin. Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi.

Untuk mengawali tahun 2018 pertemuan FORKAWAN BCC di adakan pada tanggal 21 Februari 2018 di Ruang Pertemuan Gedung InaCC - Puslit Biologi LIPI.

Tujuan dari pertemuan ini:
1. Knowledge sharing
2. Berkontribusi aktif memajukan lembaga
3. Meningkatkan kompetensi pustakwan
4. Silaturahim

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI