• perpustakaan
  • Perpustakaan Puslit Bioteknologi LIPI

Laporan Kinerja

lakip2017

Laporan Tahunan

laptah2015-web

Laporan RB

cover rb2017

Print

Aplikasi Pengolahan Air Limbah Industri Tapioka Dengan Sistim ABR dan UAF

Dalam rangka mencegah pencemaran lingkungan beberapa industri tapioka telah menerapkan IPAL dengan sistim biologi anaerob. Pada umumnya pembuatan IPAL ini tidak dilandasi kajian faktor-faktor yang mempengaruhi dalam disain reaktor, sehingga pemilihan jenis reaktor menjadi kurang tepat.

Kajian ini bertujuan membandingkan kelayakan teknis dan kelayakan ekonomis penerapan pengolahan air limbah tapioka dengan sistem ABR (Anaerobic Baffled Reactor) dan sistem UAF (Upflow Anaerobic Filter). Sistim ABR telah diterapkan di Sentra Sekalong dan sistim UAF diterapkan di Sentra Margoyoso, Jawa Tengah

Data yang digunakan untuk penelitian bersumber pada hasil penelitian dan penerapan prototipe IPAL industri tapioka di sentra Sekalong dan sentra Margoyoso.

Print

Pemanfaatan Konsorsium Mikrobia Untuk Meningkatkan Kinerja Sistem Lumpur Aktif

Industri tekstil sebagian besar menggunakan mengolah limbah cair pada instalasi pengolahan air limbah dengan menggunakan sistem fisika, kimia, dan biologi. Sistem biologi yang digunakan biasanya adalah lumpur aktif yang terkadang mengalami gangguan. Tujuan penelitian ini adalah membuat konsorsium mikrobia terpilih yang dapat menaikkan kinerja lumpur aktif yang sedang terganggu, diindikasikan dengan turunnya nilai sludge volume dalam reaktor lumpur aktif serta menurunkan COD air limbah terolah. Terpilih 6 (enam) jenis bakteri non patogen yaitu Bacillus macerans, Bacillus subtilis, Bacillus thuringiensis, Bacillus sp, Kurthia zopfii,dan Pseudomonas stutzeri untuk digabungkan dalam satu konsorsium. Hasil uji antagonisme antar species terpilih menunjukkan tidak munculnya zone penghambatan, sehingga 6 (enam) jenis bakteri tersebut dapat digabungkan menjadi satu kesatuan.

Print

Pemisahan Tanin Dan HCN Secara Ekstraksi Dingin Pada Pengolahan Tepung Buah Mangrove Untuk Substitusi Industri Pangan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimal dalam pemisahan tanin dan HCN pada pengolahan tepung buah tancang (Bruguiera gymnorhiza) sehingga dihasilkan tepung tancang yang aman digunakan untuk substitusi bahan baku industri pangan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan pendahuluan yaitu diblansing dengan cara direndam dalam air panas suhu 95-100 0C dengan variabel waktu perendaman 5menit(mnt); 7,5 mnt; 10 mnt dan 15 mnt. Dari masing-masing waktu blansing dilanjutkan dengan pengupasan dan tanpa pengupasan (sebagai pembanding) serta perendaman dan tanpa perendaman (pembanding). Ekstraksi dilakukan dengan perendaman dalam air selama 2 hari.

Print

Pengolahan Air Limbah Industri Karton Box Dengan Metode Integrasi Upflow Anaerobic Sludge Bed Reactor (UASB) Dan Elektrokoagulasi-Flotasi

uasbPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kinerja teknologi integrasi Upflow Anaerobic Sludge Bed Reactor (UASB) dengan elektrokoagulasi-flotasi (ECF) sebagai unit pengolah air limbah industri karton box dalam berbagai kondisi operasi. Sebelum diaplikasikan, unit UASB diawali dengan proses aklimatisasi selama 7 hari menggunakan dua jenis substrat, yaitu gula dan pati.

Print

Aplikasi Teknik Rekayasa Genetik Dalam Perbaikan Sumber Daya Genetik Tanaman Untuk Ketahanan Cekaman Biotik

prg1The Application of Genetic Engineering Techniques in the Improvement of Plant Genetic Resources for Biotic Stresses Resistance.The main constraint encountered in the utilization of plant genetic resources (PGR) in agriculture are biotic stresses such as insect pests, plant diseases, and plant parasitic nematodes. The application of genetic engineering techniques create a great opportunity for crops improvements particularly for insect and plant diseases resistance.

Print

Evaluasi Plasma Nutfah Kacang Tunggak (Vigna Unguiculata L.) Di Lahan Masam

Evalution of Cowpea (Vigna unguiculata L.) Germplasm in Acidic Soil. Plant genetic resources are as a source of genetic variability and can be used to develop new varieties tolerant to abiotic and biotic stress. Evaluation of cowpea germplasm to abiotic stress, such as acidic soil has to be done to obtain information of their tolerance. Cowpea germplasm collection held in ICABIOGRAD was tested under acidic soil condition in Jasinga, West Java and Bogor as control during March-June 2007. The criteria of tolerance to acidic soil was determined when the grain yield of cowpea under acidic soil more than 80% compare to those yield under non acidic soil, while susceptible to acidic soil when lower than 25%. Result of experiment showed that accession of LO-3-38, Ces-41-6, TVX-4661-01D-A, IT82-889-A, TV.3381-0-2j-B and Kacang Tolo Loreng were tolerant to acidic soil, while Kacang Dadap dan Kacang Tolo were susceptible. These accessions could be used as parent materials for genetic study related to acidic soil stress. 

Print

Identifikasi Sumber Ketahanan Aksesi Plasma Nutfah Kedelai Untuk Ulat Grayak Spodoptera Litura F.

Source of Resistance in Soybean Germplasms to the Common Cutworm Spodoptera litura F. The important aspect of development of resistant plant to insect pest is source of resistance. Study the resistance of 14 advance soybean breeding lines to common cutworm Spodoptera litura F. was conducted at the Laboratory of Crop Protection, Indonesian Legumes and Tuber Crops Research Institute (ILETRI) Malang in February-September, 2006. Leaf damage and larval development on resistant genotypes was recorded to measure the level of resistance. It was found that the usceptibility of soybeans to the common cutworm significantly varied among the breeding lines.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI