• esa unggul
  • kunjungan
  • kapusbiotek
  • apec2019a
  • dputiapec2019a
  • biotekastra-3 1
  • kerjasamabalitri
  • Kunjungan Universitas Esa Unggul Jurusan Bioteknologi ke Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong- 3 Desember 2019
  • Kunjungan SD Plus Cerdas Alam Rizkia ke Kebun Plasma Nutfah Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong,10 oktober 2019
  • Pelantikan Dr. Puspita Lisdiyanti M. Agr. Chem sebagai Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dan Dr. Ahmad Fathoni sebagai Plt. Kabid Pengelolaan Penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Periode 2019-2024 oleh kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, 10 September 2019.
  • Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Deputy of Life Sciences at Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Perkuat Kemitraan, LIPI Terima Kunjungan Sains PT Astra International, TBK.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi Lipi Jalin Kerjasama Dengan Balai Penelitian Tanaman Industri Dan Penyegar Kementrian Pertanian

bioteknologi update a

seputar biotek web

biotek media

Error
  • Error loading feed data
Print

Antimicrobial Activity of Selenium Nanoparticles Synthesized by Actinomycetes Isolated from Lombok Island Soil Samples

Antimicrobial Activity of Selenium Nanoparticles Synthesized by Actinomycetes Isolated from Lombok Island Soil Samples

Shanti Ratnakomala, Nurul Fitri Sari, Fahrurrozi and Puspita Lisdiyanti (2018)

Jurnal Kimia Terapan Indonesia. Vol. 20 (1): 8-15. e-ISSN: 2527–7669.

 Antimicrobial Activity of Selenium NanoparticlesA total of 98 actinomycetes were isolated from the soil and litter samples collected from the cacao and coffee plantation in Lombok Island, West Nusa Tenggara of Indonesia. These isolates were screened for their antimicrobial activity. Among 98 isolated strains, only 24 isolates showed antimicrobial activity against test microorganisms, 20.4% were active against Bacillus subtilis BTCC B-612, 14.3% against Staphylococcus aureus BTCC B-611, and 5.1% against Escherichia coli BTCC B-609. Of these 24 isolates, 3 were found to be able to grow in medium containing 3 mM Selenium oxide and the culture were changed color to red. Two of the best strains, L-155 and L-156, were selected for assessing production of Selenium nanoparticles. Bioreduction of selenium nanoparticles was confirmed by UVvisible spectrophotometer that showed the peak between 300 and 320 nm. Biosynthesized selenium nanoparticle from isolate actinomycetes L-155 and L-156 were found to have a broad spectrum of activity against the tested microorganisms Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Micrococcus luteus, and Candida albicans. The study shows the rapid and eco-friendly synthesis of selenium nanoparticles from soil actinomycetes. Most of these active isolates showed to possessed antibacterial property.

Keywords: Lombok Island, actinomycetes, selenium nanoparticles, antimicrobial activity

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3472&bid=16045

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Print

Pertumbuhan Kultur Tunas Taka Pada Media MS yang Mengandung Sitokinin dan Manitol untuk Konservasi In Vitro

Pertumbuhan Kultur Tunas Taka Pada Media MS yang Mengandung Sitokinin dan Manitol untuk Konservasi In Vitro

Betalini Widhi Hapsari, Andri Fadillah Martin, Tri Muji Ermayanti (2018)

Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia, Hal. 35-43. Universitas Muhammadiyah Jakarta. e-ISSN: 2615-2320.

 taccaTanaman taka (Tacca leontopetaloides (L.) Kuntze) merupakan jenis tanaman yang tumbuh terbatas di beberapa daerah pantai di Indonesia. Tanaman ini merupakan tanaman minor sehingga perlu dikonservasi. Umbi taka berpotensi sebagai sumber karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan kultur tunas taka pada media yang mengandung sitokinin BAP atau kinetin yang dikombinasikan dengan manitol untuk konservasi secara in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Cibinong Science Center pada bulan Juni 2016 sampai Maret 2017. Setelah dikonservasi selama 24 minggu, planlet diaklimatisasi. Tunas taka ditumbuhkan selama 24 minggu pada media MS yang mengandung 0, 0.5 ppm BAP dan 0.5 ppm kinetin dikombinasikan dengan manitol 0%, 2%, 4%, dan 6%. Kultur diinkubasi pada ruang bersuhu 25 oC. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan, data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Variabel pengamatan yang diamati setiap minggu selama 24 minggu adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah akar serta daya hidup setelah aklimatisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media MS tanpa sitokinin dan tanpa manitol (kontrol) dan media MS yang mengandung 0.5 ppm kinetin tanpa manitol menunjukkan pertumbuhan terbaik pada semua variabel pengamatan. Taka yang berasal dari media MS tanpa manitol, MS + 2% manitol, MS + 0.5 ppm BAP tanpa manitol, MS + 0.5 ppm BAP + 2% manitol, MS + 0.5 ppm kinetin tanpa manitol, dan MS + 0.5 ppm kinetin + 2% dan 4%manitol mampu tumbuh di rumah kaca.

Keywords: Tacca leontopetaloides, in vitro, manitol, sitokinin BAP, kinetin, konservasi.

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3471&bid=16044

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Video Bioteknologi LIPI


Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Seputar Biotek

Mahasiswa Universitas Nasional Jakarta Kunjungi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI

Cibinong-Humas LIPI. Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi  salah satu objek dalam memperdalam bidang  ilmu hayati,  seperti halnya kali ini Fakultas Biologi Universitas Nasional Jakarta, mengadakan kunjungan ke Puslit Bioteknologi,  pada Senin (16/12) 2019. Rombongan yang terdiri dari dosen pendamping dan mahasiswa ini diterima di gedung Meat-Milk Pro Puslit Bioteknologi-LIPI oleh tim Humas Kawasan CSC-BG, Cibinong. Sebelum melakukan kegiatan, terlebih dahulu pengunjung mendapatkan informasi terkait kegiatan penelitian melalui tayangan video profil LIPI dan Pusat Penelitian Bioteknologi, agar pengunjung  mendapatkan informasi tentang kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Puslit Bioteknologi di laboratorium.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa Laboratorium, mahasiswa dan pendamping yang berjumlah 20 orang di arahkan  untuk melihat langsung Laboratorium yang ada di Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI yaitu : Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi serta Laboratorium Bioenergi dan Bioproses. Peserta kunjungan yang ke Lab Biokatalis dan Fermentasi di pandu Ade Andriani, mengutarakan bahwa tentang kegiatan pada Lab penelitian ini  dilakukan adalah  dengan memanfaatkan mikroba dan enzim melalui fermentasi/reaksi berbasis rekayasa genetika mikroba. Lanjut Ade, beberapa produk utama yang dihasilkan adalah Oligosakarida (pangan fungsional), enzim kasar dan enzim murni untuk kebutuhan industri pangan, farmasi dan energi, Penyediaan mikroba potensial untuk industri dan lingkungan serta Produk hasil fermentasi. Pada Lab Bioenergi dan Bioproses, Swastika menjelaskan tentang pengembangan bioenergi dari mikroba fotosintesa dan pengembangan total proses dari bioenergi (biorifenari dari bioenergi).

Kepada pengunjung disampaikan bahwa Pusat Penelitian Bioteknologi juga menawarkan beberapa program yang dapat diikuti oleh para mahasiswa yang berminat di bidang bioteknologi seperti mengikuti kegiatan pelatihan dan bimbingan mengingat Puslit  Bioteknologi memiliki 17 laboratorium dengan kompetensi inti yang berbeda-beda. (est/edt:ks)

Laporan

 laptah2018 

cover rb2017 

lkj2018

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI