Knowledge Sharing Seminar

Pinterest LinkedIn Tumblr +
image_pdfimage_print

Inflammatory bowel disease (IBD) merupakan penyakit kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor yang seringkali merupakan kombinasi antara terganggunya intestinal mucosal barrier, disregulasi sistem imun, dan terganggunya respon terhadap faktor lingkungan seperti respon gut mikrobiota pada inang yang rentan secara genetik. Intestinal mucosal barrier berperan sebagai barrier selektif yang memiliki peranan ganda, yaitu mengizinkan lewatnya absorpsi nutrisi sekaligus mencegah masuknya antigen. Fungsi dari intestinal mucosal barrier diatur oleh rangkaian organisasi yang terdapat pada saluran pencernaan dan jaringan selular yang terdiri dari sel epitelial, sel mesenkimal, sel imun, dan juga sel neuron. Sitokin dan short chain fatty acid (SCFA) merupakan pemegang peran utama dalam proses pengaturan tersebut. Oleh karena itu, terganggunya intestinal mucosal barrier menunjukkan peran penting dalam proses patogenesis berkaitan dengan penyakit kelainan sistem imun pada saluran pencernaan termasuk IBD. Namun, peranan dan organisasi antara sitokin, SCFAs, dan reseptor yang berkaitan dengan sistem imun dalam model in vivo intestinal mucosal barrier masih belum jelas. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui peranan dari reseptor sitokin (IL-4R alfa) dan reseptor SCFA (GPR41) dalam penyakit inflammatory bowel disease menggunakan murine in vivo model.

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI mengundang Bapak/Ibu sekalian pada acara Knowledge Sharing Seminar (KSS) Biotek dengan topik “A Study of Pathophysiological Roles of Immune System-Related Receptors that Regulates Intestinal Mucosal Barrier Function in Inflammatory Bowel Disease Model”, pada hari selasa, 23 Februari 2021 pukul 09.00-11.00 WIB.
Link pendaftaran: https://bit.ly/KSSBiote
Share.

About Author

Leave A Reply