Refleksi Akhir Tahun 2021 Pusat Riset Bioteknologi BRIN

Pinterest LinkedIn Tumblr +
image_pdfimage_print

Cibinong, Humas BRIN. Akhir tahun 2021, Pusat Riset Bioteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar secara daring kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2021, pada Jum’at (31/12).

Acara diawali dengan paparan refleksi akhir tahun 2021 oleh Kepala Pusat Riset Bioteknologi BRIN, Dr. Ratih Asmana Ningrum yang menyampaikan terjadi perubahan organisasi dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI menjadi Pusat Riset Bioteknologi BRIN secara resmi pada tanggal 1 September 2021.

Ratih mengungkapkan terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi sepanjang tahun 2021 pada Pusat Riset Bioteknologi yaitu kenaikan pangkat dan jabatan fungsional peneliti yang masih rendah, memiliki 7 rumah program sehingga mengakibatkan banyak sivitas yang merangkap pekerjaan, masih ada kegiatan eksternal yang merupakan kegiatan lintas tahun, penataan fasilitas Gedung Genomic yang belum selesai dilakukan, dan proses e-Layanan SAINS yang masih belum sempurna.

Sedangkan capaian kinerja sementara selama tahun 2021, yaitu: 1) Jumlah Publikasi Ilmiah Nasional 114%, 2) Jumlah Publikasi Ilmiah Internasional 83%, 3) Jumlah Sitasi Internasional 172%, 4) Jumlah HKI (Paten, PVT) 126%, 5) Penerapan teknologi untuk mendukung kualitas hidup 100%, 6) Produk riset dan inovasi yang dilisensikan 0%, 7) Jumlah inovasi yang dimanfaatkan 107 %, dan 8) Presentase SDM IPTEK berkualitas S3 137%.

Terdapat satu kinerja yang belum tercapai yaitu Produk Riset dan Inovasi yang dilisensikan dari Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati karena masih dalam tahap negosiasi dengan mitra. “Kita tahu bahwa untuk mendapatkan lisensi tidak mudah, ini bukan sesuatu yang kita dapatkan secara instan, tetapi harus dibangun dari awal, jika tidak dibangun dari awal maka akan sangat berat mencapainya,”ungkapnya.

Ratih juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pusat Riset Bioteknologi BRIN yang sudah bekerja keras selama tahun 2021, dan mengungkapkan apresiasi kepada sivitas yang berprestasi. “Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bertugas sebagai Kepala Pusat Riset Bioteknologi BRIN, terima kasih atas support dan dukungannya. Semoga paparan akhir tahun ini menjadi motivasi kita untuk menjadi lebih baik di tahun mendatan,” ujar Ratih menutup sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN, Dr. Iman Hidayat memberikan arahan yaitu: 1) transformasi manajemen riset yang belum selesai memberi beberapa tantangan yang dihadapi oleh satker, tantangan Pusat Riset Bioteknologi saat ini adalah melakukan transisi dengan baik dalam pengelolaan fasilitas riset, 2) Pusat Riset Bioteknologi harus mengembangkan 2 core competency yaitu ketahanan pangan dan ketahanan kesehatan yang menjadi poin utama agar dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang akan terjadi di masa datang.

Refocussing Pusat Riset Bioteknologi perlu dilakukan untuk meningkatkan dan memfasilitasi kompetensi baik melalui pendidikan formal maupun training agar kegiatan riset berjalan lancar. “Tugas saya memfasilitasi rekan-rekan untuk dapat menghasilkan hasil riset inovasi dan teknologi yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Iman.

Kegiatan ditutup dengan motivasi kinerja untuk semua sivitas Pusat Riset Bioteknologi BRIN yang disampaikan oleh motivator Aris Setyawan. (aa)

 

Share.

About Author

Leave A Reply