BRIN dan BIOSM Indonesia Bahas Bioprocessing Workflow untuk Produksi Protein

Pinterest LinkedIn Tumblr +
image_pdfimage_print

Cibinong, Humas BRIN. Pada Selasa (14/6),  tema Quality Control (QC) menjadi topik penutup rangkaian webinar Scientific talks (ST) yang dihelat oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Vaksin dan Obat, Organisasi Riset Kesehatan bersama PT. Biosains Medika Indonesia (Biosm indonesia) berakhir. “Sebelumnya, di dalam rangkaian webinar ini, kita juga telah mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai research and development (R&D) pada seri pertama, lalu mengenai proses upstream pada seri kedua, proses downstream pada sesi ketiga, dan mengenai quality control (QC) pada seri keempat ini,” ujar NLP Indi Dharmayanti selaku Kepala Organisasi Kesehatan BRIN.

Indi menambahkan, webinar penutup ini telah me-refresh kembali berbagai parameter yang tepat digunakan, termasuk metode yang dapat digunakan untuk mencapai parameter dalam QC. “Saya berharap, momen siang ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih bersemangat dalam mengasah ide dalam riset drug-discovery sebagai solusi penanganan penyakit yang ada di Indonesia. Saya juga berharap agar semangat kolaborasi seperti ini terus terjaga dan memunculkan banyak gagasan lainnya,” imbuhnya.

Kepala Pusat Riset Vaksin dan Obat, Masteria Yunolvisa Putra menambahkan webinar “Bioprocessing Workflow Webinar Series” merupakan webinar seri yang lengkap. Berlangsung sebanyak empat sesi dan menghadirkan pembicara ahli. “Saya berharap kegiatan dan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dengan Biosm Indonesia. Informasi dan ilmu yang didapat sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan akademisi dalam memahami proses R&D, upstream, downstream, QC dan proses farmasi lainnya,” ujar Masteria.

Sebagai informasi webinar ilmiah ini berlangsung sejak 23 Mei 2022. Dikemas dalam 4 seri yang mengangkat tema Bioprocessing Workflow (BW).  BW merupakan proses spesifik yang menggunakan sel hidup sebagai komponennya untuk mendapatkan suatu produk berupa protein. Produksi protein meliputi empat tahapan. Tahap awal adalah R&D, dilanjutkan upstream, kemudian downstream dan tahapan terakhir adalah QC.

Pada tahapan R&D topik yang dibahas terkait jenis-jenis sel, media pertumbuhan dan lain-lain. Selanjutnya sesi kedua membahas tentang upstream yaitu proses perbanyakan sel kultur atau mikroba. Sesi ketiga membahas proses downstream yaitu  cara pemurnian produk dari kontaminan pengotor.  Selanjutnya di sesi terakhir ditutup dengan topik QC yang  membahas kelayakan produk untuk diedarkan ke masyarakat luas.(sa)

Share.

About Author

Leave A Reply